Ketua Dewan Tantang Yudha Merubah Citra Buruk Dispendukcapil

891
Yudha Triwidya Sasongko saat dilantik menggantikan Suyono menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasuruan, Senin (25/2/2019).

Pasuruan (wartabromo.com) – Harapan besar disampirkan ke pundak Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan. Eks Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Pasuruan itu diminta merubah pola kerja, percepat pelayanan kependudukan.

Hal itu, salah satunya disampaikan oleh Sudiono Fauzan, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan kepada WartaBromo melalui chat aplikasi WhatsApp, sesaat Yudha dilantik gantikan posisi Sunyono.

“Ekspektasi publik sangat besar terhadap kepala dinas baru,” ungkap Sudiono mengawali percakapan.

Ia malah menantang seluruh jajaran dinas layanan kependudukan ini bisa membuktikan diri berbenah meningkatkan kinerja terbaik dan profesional. Artinya, layanan lemot yang selama ini dicitrakan dan dikeluhkan warga, terutama soal penerbitan KTP tak terucap lagi.

Itulah kemudian Mas Dion –panggilan akrabnya– mendorong Yudha mampu melahirkan terobosan kebijakan sehingga merubah citra dan wajah layanannya, menjadi lebih prima.

“Buat inovasi yang responsif untuk menjawab aspirasi rakyat. Jangan kecewakan masyarakat,” imbuh Mas Dion.

Sebelumnya ia mengungkapkan, secara umum tugas kepala dinas baru adalah mengelola, mengorganisir hingga mengevaluasi SDM yang ada di Dukcapil. Sehingga Yudha memiliki keleluasaan untuk memberikan sentuhan perbaikan layanan kependudukan.

“Kalau bisa merubah Dukcapil menjadi Dinas Pelayanan Terbaik, Hebat itu,” tandasnya,

Diwartakan, Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan mempunyai Kepala Dinas baru, setelah beberapa waktu terakhir pelayanan Kedinasan dinilai kurang maksimal karena Kepala Dinas Sakit.

Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan menunjuk Yudha Triwidya Sasongko yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Pasuruan, menggantikan Sunyono, yang kemudian didapuk sebagai Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Setda Kabupaten Pasuruan.

“Proses sebelum pelantikan Kadispenduk Capil Kabupaten Pasuruan ini cukup panjang. Harus melalui Kemendagri atau Pemerintah Pusat, kemudian kalau sudah turun SK nya baru kita bisa melantik,” terangnya, Senin (25/2/2019).

Sementara itu, Yudha mengatakan, Ia sudah bersiap untuk mengatasi beberapa permasalahan yang menjadi sorotan publik. Seperti permasalahan KTP-el.

“Hal pertama yang akan kami lakukan adalah berdiskusi dengan teman-teman di internal kantor terkait pelayanan dasar kepada masyarakat. Harapannya setelah diskusi, kita akan memilah mana yang akan menjadi prioritas yang akan dimaksimalkan,” ujarnya. (ono/ono)