Kenalkan Batik Khas Kota Pasuruan Sejak Dini, Dinas P dan K Gelar Lomba Membatik

549
Pelajar SD saat membatik, Selasa (26/3/2019). (Foto : Ardiana Putri)

Pasuruan (wartabromo.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan gelar lomba membatik yang diikuti para pelajar SD dan MI se-Kota Pasuruan, Selasa (26/3/2019). Kegiatan ini untuk melestarikan sekaligus mengenalkan batik khas Kota Pasuruan kepada anak-anak.

Tangan terampil anak-anak lihai menorehkan lilin di atas kain yang telah disiapkan. Mereka menggambarkan corak Daun Sirih dan Burung Kepodang, yang merupakan motif khas Kota Pasuruan.

Siti Zuniati, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan mengungkapkan, lomba membatik sengaja digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Pasuruan Ke-333. Batik sebagai warisan budaya Nusantara diharapkan dapat dikenal dan dilestarikan oleh anak-anak sejak dini.

“Kami sengaja melibatkan anak-anak, untuk mengenalkan budaya batik sejak dini,” ungkap Zuniati di sela acara lomba membatik yang digelar di Gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan ini.

Ia pun berharap, nantinya anak-anak lebih menghargai dan mencintai batik khas Kota Pasuruan dengan caranya masing-masing. Salah satunya dengan mulai belajar membatik.

Raharto Teno Prasetyo, Plt Wali Kota Pasuruan yang turut hadir dalam lomba membatik tersebut mengaku bangga melihat tangan-tangan mungil para pelajar SD dan MI se-Kota Pasuruan yang lincah mengkreasikan corak-corak Daun Sirih dan Burung Kepodang di atas kain mori.

“Harapannya agar batik Kota Pasuruan bisa lebih bervariatif dan menembus kancah internasional,” ujar Teno dalam sambutannya.

Tak hanya kreativitas yang menjadi kriteria penilaian. Ide dasar, ornament, serta teknik pengerjaan batik dan cantingannya pun akan menjadi pertimbangan para juri. (ptr/**)