Ini Tarif Ojek Online Terbaru, Catat ya!

5063

Jakarta (wartabromo.com) – Kementerian Perhubunguan menetapkan tarif ojek online (ojol) di Indonesia. Besaran tarif per kilometernya mulai Rp 1.850 – Rp 2.600, tergantung zona yang sudah ditetapkan.

Menteri Perhubungan RI, Budi Setiyadi dalam Keputusan Menteri mengenai biaya jasa ojol menyebutkan, penentuan tarif dibedakan menjadi 3 zona. Zona 1 meliputi Sumatera, Pulau Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali. Zona 2 meliputi area Jabodetabek, lalu zona 3 meliputi Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara dan Kepulauan Maluku.

“Besaran biaya jasa Zona 1, biaya jasa batas bawah Rp 1.850,-/km. Biaya jasa batas atas, Rp 2.100,-/km. Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 7.000,- sampai Rp 10.000,” penggalan keputusan menteri.

Sementara untuk zona 2, biaya jasa batas bawah Rp 2.000/km, sementara biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.500/km dengan biaya jasa minimal Rp 8.000-Rp 10.000. Lalu pada zona 3, biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.100/km, biaya jasa batas atas Rp 2.600/km, dan biaya jasa minimal Rp 7.000-Rp 10.000.

Biaya jasa minimal yang dimaksud yakni tarif yang harus dibayarkan oleh penumpang dengan jarak tempuh minimal 4 kilometer.

Penetapan tarif ini ditentukan dengan pertimbangan adanya biaya langsung yakni besaran biaya yang dibutuhkan pengemudi seperti bahan bakar, jaket hingga pulsa/paket data. Lalu biaya tak langsung, yakni biaya sewa penggunaan aplikasi (aplikator).

“Perusahaan aplikasi menerapkan biaya tidak langsung berupa biaya sewa penggunaan aplikasi paling tinggi 20 persen,” tambahnya.

Sehingga, sebesar 80 persen tarif yang dibayarkan pengguna, masuk dalam kantong pengemudi ojek online.

Keputusan ini akan mulai diterapkan pada Mei 2019 mendatang, dengan proses evaluasi setiap 3 bulan sekali.

Sekedar diketahui, sebelum penetapan tarif ini, besaran biaya ojol per kilometernya hanya Rp 1.600, dengan tarif minimum berkisar Rp 6.000,-. Angka ini membuat beberapa pengendara di berbagai daerah di Indonesia protes, karena terlalu murah. (may/ono)