Tak Seragam, Ukuran Layar Komputer Ganggu Peserta UNBK

671
Wakil Bupati Probolinggo H.A Timbul Prihanjoko saat memantau pelaksanaan UNBK di sekolah-sekolah.

Probolinggo (wartabromo.com) – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menjadi sorotan Wakil Bupati Probolinggo H.A Timbul Prihanjoko. Pasalnya, ukuran layar komputer yang tak seragam dianggap mengganggu peserta didik.

Ukuran layar monitor yang tak seragam itu, dijumpai oleh Timbul saat memantau UNBK di SMPN 2 Kraksaan, Senin (22/4/2019).

“Kalau permasalahan yang bisa mengganggu proses UNBK itu tidak ada. Akan tetapi saya hanya melihat beberapa layar komputer yang terlihat bervariasi, ada yang besar dan ada yang kecil. Jadi kasihan kalau yang kecil, siswa-siswi sampai melotot melihat layar,” tuturnya.

Sehingga untuk UNBK tahun depan, Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat diminta melakukan penyegaran pada layar monitor.

“Nantinya adanya penyempurnaan serta penyeragaman komputer, demi kenyamanan siswa-siswi yang mengikuti UNBK. Untuk gangguan server sendiri ada sedikit, tapi Alhamdulillah bisa teratasi dan sekarang sudah berjalan lancar,” kata politisi asal PDIP ini.

Di Kabupaten Probolinggo, UNBK dilaksanakan oleh 397 lembaga SMP dan MTs. Sebanyak 15.885 siswa mengikuti UNBK, dengan rincian SMP diikuti 9.590 siswa dan MTS oleh 6.295 siswa. Mereka akan mengikuti UNBK hingga 25 April mendatang. Dispendik pun menyiapkan tim yang disebar untuk memantau pelaksaan UNBK.

“Kita juga punya jejaring, jadi kalau ada gangguan di satu tempat bisa cepat terpantau. Kalau saat ini, cuma ada keterlambatan token saja, tapi sudah teratasi. Mudah-mudahan saja tidak ada gangguan listrik, tapi kita juga sudah menyediakan genset untuk antisipasi listrik,” ungkap Kadslispendik setempat, Dewi Korina. (cho/saw)