Puncak Hujan Meteor, Jika Jatuh Ke Bumi akan Timbulkan Kerusakan

9445
Fenomena Meteor Eta aqurids (sumber foto : IG @beeintuitivenz)

Pasuruan (wartabromo.com) – Puncak hujan meteor Eta Aquarids akan terjadi pada Selasa (7/5/2019) dini hari nanti. Waktu terbaik untuk melihat hujan meteor tersebut adalah saat santap sahur yakni pukul 03.00 WIB sampai 04.00 WIB.

Namun, meski hujan meteor tampak indah dipandang dilangit, kondisi bisa berubah menjadi berbahaya apabila terjadi tabrakan dan jatuh ke bumi.

Dian Yudha Risdianto, Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer LAPAN Watu Kosek, Kejapanan, Gempol, Kabupaten Pasuruan mengatakan, apabila meteor saling bersentuhan dan terjadi tabrakan maka akan sangat berbahaya.

“Bila jatuh ke bumi bisa terjadi kerusakan, “ujarnya.

Hujan meteor Eta Aquarids terjadi sejak tanggal 1 Mei 2019 lalu dengan Intensitas sekitar 60 meteor setiap jam. Fenomena ini dapat dilihat di belahan bumi selatan dan 30 meteor untuk bumi utara.

Lebih lanjut, Dian menambahkan, meteor eta aquarids merupakan meteor dari rasi bintang aquarius dan eta adalah nama bintang yang paling cerah.

Untuk mengamatinya, kita tidak memerlukan alat bantu misal teleskop atau binokuler, kita hanya perlu langit yang cerah, tanpa mendung dan jauh dari polusi cahaya kota. (yog/yog)