Rawan Banjir, Jalur KA Pasuruan – Bangil Diperbaiki Jelang Arus Mudik

0
411

Pasuruan (wartabromo.com) – Pasca banjir yang merendam jalur kereta api ruas Pasuruan-Bangil, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melakukan perbaikan. H-10 lebaran, jalur tersebut ditarget rampung.

Luqman Arif, Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember mengatakan, meski jalur sudah bisa dilalui, namun kereta api harus melaju dengan kecepatan tertentu. Hal tersebut karena jalur KA ruas Pasuruan-Bangil masih belum sepenuhnya normal.

“Saat ini kereta api yang melaju di jalur rel tersebut dapat melintas dengan kecepatan terbatas yakni 40 kilometer per jam, sedangkan normalnya jalur rel kereta api bisa dilalui dengan kecepatan 70 kilometer per jam,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Luqman pun mengatakan, pihaknya saat ini berupaya membuat penahan tanggul dari karung pasir dan bambu sepanjang rel kereta. Hal tersebut supaya batu kricak yang berada di jalur KA tidak mudah hanyut. Apalagi jika banjir menerjang kawasan di KM 58 2+3 antara Stasiun Pasuruan hingga Bangil.

“Di lokasi tersebut juga dilakukan pembangunan saluran air baru untuk memperlancar aliran air, apabila sewaktu-waktu turun hujan deras di kawasan tersebut dan air menggenangi sekitar rel kereta,” jelasnya.

Perbaikan ini ditargetkan akan selesai sebelum masa angkutan Lebaran 2019, tepatnya H-10. Sehingga saat arus mudik maupun arus balik yang diperkirakan terjadi sejak 26 Mei hingga 16 Juni, jalur KA kembali normal.

“Kami berusaha meningkatkan pelayanan untuk arus mudik Lebaran 2019, sehingga penumpang kereta api bisa lebih nyaman menikmati perjalanan kereta api menuju kampung halamannya untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, selain di melakukan perbaikan jalur, beberapa titik rawan bencana juga diperhatikan oleh PT KAI Daop 9 Jember. Sebanyak 30 tenaga penjaga pun disiagakan di sepanjang jalur KA Pasuruan-Banyuwangi.(may/ono)