Belum Diketahui Penyebabnya, Polisi Pastikan Kebakaran Kelenteng di Kota Probolinggo Tak Ada Korban

1248

Probolinggo (wartabromo.com) – Polisi memastikan tidak ada korban dalam peristiwa terbakarnya Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kota Probolinggo. Kasus amukan api ini masih dalam penyelidikan pun belum diketahui penyebabnya.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, saat berada di lokasi kejadian mengungkapkan, amukan api mengakibatkan rusaknya barang-barang berharga milik tempat peribadatan penganut ajaran Konghucu tersebut.

“Korban jiwa tidak ada, namun hanya kerugian material saja,” jelasnya, Sabtu (18/05/2019).

Namun demikian, ia sempat mendapatkan laporan, bila ada seorang penjaga yang terlelap tidur di bagian belakang kelenteng, nyaris celaka. Beruntung sejumlah pihak, bergegas membangunkan hingga dapat diselamatkan sebelum api membesar.

“Saat itu penjaga lagi tidur, jadi petugas membangunkan dan menyelamatkan dia dari kebakaran tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pasar Pronojiwo di Lumajang Terbakar

Mengenai berapa besaran kerugian dalam kebakaran yang menghanguskan tempat ibadat tersebut, Alfian belum bisa memastikan besarannya.

“Kami masih akan berkoordinasi dengan pengurus tempat ibadah ini. Karena berkaitan dengan benda dan barang barang apa saja yang hangus terbakar,” tegasnya.

Sampai sejauh ini, polisi masih belum mendapatkan titik terang pemicu atau penyebab terjadinya kebakaran kelenteng ini.

Baca: Kelenteng di Kota Probolinggo Terbakar

Sampai pukul 02.15 WIB api yang membakar Tempat Ibadat Tri Dharma Kota Probolinggo mulai  bisa dijinakkan. Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan penyemprotan di lokasi lokasi gedung yang terbakar untuk pembasahan. Api bisa dijinakkan oleh pemadam kebakaran sekira 3 jam dari diketahuinya amukan api di tempat ibadat tersebut. (fng/ono)