E-BOUT, Terapi untuk Anak Autis ala Mahasiswa asal Pasuruan

794

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang mahasiswa asal Pasuruan dan timnya dari Universitas Negeri Malang mengembangkan program khusus untuk anak autis. Program itu yakni E-Bout (Education Biomedic for Autism).

Nanda Defi Aprilianto, Mahasiswa asal Pasuruan bersama timnya dari Universitas Negeri Malang mengembangkan program khusus untuk anak dengan masalah kesehatan dan perilaku. E-Bout ini menerapkan terapi biomedik Gluten Free Casein Free. Salah satu manfaatnya yakni untuk meminimalisir perilaku hiperaktif anak.

“Terkontrolnya perilaku autis anak akan dapat membantu anak tersebut untuk dapat melakukan aktivitas seperti anak normal dan mengurangi perilaku hiperaktifnya,” ungkap Nanda.

Ada 3 metode yang diterapkan oleh kelompok ini, yakni penyuluhan terhadap guru di SLB autis untuk menerapkan terapi biomedik Gluten Free Casein Free. Lalu cooking class untuk mengetahui makanan yang cocok bagi penyandang autis. Ketiga yakni buku panduan untuk metode diet ini.

“Alhamdulillah efeknya lumayan. Bisa mengurangi tingkah laku hiperaktif dari teman-teman autis. Karena anak autis juga dipengaruhi oleh pencernaannya, jadi tidak boleh sembarangan makanan. Harus bebas gluten dan bebas kasein,” lanjutnya.

Sementara ini metode masih diterapkan di SLB lab UM. Namun ke depan, program pengabdian masyarakat gagasan Lhulu An’-Nisa, Uswatun Hasanah, Nanda Defi Aprilianto, Luqyana Dhiya Amira dan Sunsya Putri akan mulai diterapkan di kota lain.

“Ketika ini dirasa sangat berhasil, tidak menutup kemungkinan kita terapkan di sekolah-sekolah SLB di Jawa Timur,” pungkasnya. (may/ono)