Ramadan Bulan Melatih Kesabaran

1528

Pasuruan (wartabromo.com) – Ramadan merupakan waktu seluruh umat muslim diwajibkan berpuasa. Momentum untuk melatih kesabaran

Di akhir bulan Syaban, dalam khutbah Nabi Muhammad Saw menyampaikan akan datang bulan ramadan yang merupakan bulan penuh kesabaran. Buah dari kesabaran adalah surga.

Ustaz Khudlori Nachrowi, Asatidz Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan dalam kultumnya menyampaikan, bulan ramadan adalah sarana untuk melatih diri menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa, mulai terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.

“Di sanalah kita harus menahan diri, sabar menanti hingga tiba waktunya berbuka puasa,” terang ustaz Khudlori.

Lantas ada pertanyaan, bolehkan berbuka sembari berjimak? Ustaz Khudlori pun mengatakan, boleh.

Baca Juga :   Misteri Malam Lailatul Qadar

Hal tersebut juga dilakukan oleh sahabat Abdullah bin Umar. Beliau seringkali melakukan hubungan badan dengan istrinya saat tiba waktunya berbuka puasa.

Lebih lanjut Ustaz Khudlori mengatakan, yang paling penting yang bisa dicontoh dari sahabat Abdullah bin Umar ini yakni, beliau memenuhi hasrat biologis nya agar saat melaksanakan salat magrib dapat dilakukan secara khusyuk dan totalitas kepada Allah SWT.

“Harapannya, saat setelah ramadan, kita semua keluar menjadi insan Muttaqin yang bisa menahan amarah serta memaafkan orang lain,” imbuhnya.

Artinya, saat ramadan semua muslim yang menjalankannya dapat menahan diri dari amarah. Sehingga pada 11 bulan setelahnya, kita dapat menjadi insan yang stabil yang penuh dengan kesabaran. (ptr/ono)