Polda Deadline DPO Penyerang Polsek Tambelangan Serahkan Diri sebelum 10 Juni

1451
Polisi deadline 21 nama menjadi DPO dalam kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura agar menyerahkan diri. (ANTARA FOTO/Rusyidi Zain)

Surabaya (WartaBromo) – Kesabaran aparat kepolisian terkait kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura sepertinya sudah mulai habis. Polisi pun memberi tenggat waktu kepada para DPO untuk segera menyerahkan diri sebelum 10 Juni mendatang.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (3/6/2019). Menurut Barung, terkait insiden pembakaran Polsek itu, 21 orang kini telah ditetapkan masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). “Surat DPO-nya sudah terbit pada 31 Mei lalu,” kata Barung.

Barung menjelaskan, ke 21 DPO itu adalah Habib Zaky, Muhammad, H. Subah, Maskur, Abdul Manap, S. Muhammad Assegaf, alias Habib Mamak, SY Abdullah Assegaf alias Habib Abdullah. Kemudian, Kiai Amin Humaidi, Mahfud, Kholil, Mas’ud, Mat Seleng, Satiri, Yusuf, Yanto alias Manto. Lalu, Sahram, Rokhim, Mamad, Tebbur, Khoiron, dan Yono.