Menghindari ‘Lebar-an’ Saat Lebaran

715
Sajian kue nastar apel.

Pasuruan (wartabromo.com) – Setelah berpuasa satu bulan lamannya, lebaran biasanya menjadi momentum ‘balas dendam’. BoloWarmo pasti tidak mau makin keliatan berisi setelah lebaran kan? Nah yuk simak tips berikut.

Dikutip dari www.gomuslim.co.id, ada 3 tips agar berat badan tetap stabil pasca Lebaran:

  1. Jangan Jadikan Lebaran Sebagai Pelampiasan
    Umumnya, masyarakat beranggapan lebaran menjadi momentum kita bisa makan sepuasnya setelah sebulan berpuasa. Padahal, hal ini membuat berat badan kita semakin bertambah, dan pola makan tidak terkontrol. Cobalah untuk menghindari ‘lapar mata’.
  2. Kurangi Makanan Bersantan
    Menu Lebaran yang menggugah selera, seperti opor ayam, rendang, lontong sayur, kari dan lainnya selalu tersedia di meja makan. Padahal semua menu yang disebutkan tadi mengandung santan. Tidak salah, jika kita ingin makan menu-menu tadi. Tapi ingat, harus tetap dalam jumlah wajar.
  3. Kue Lebaran Bukan Makanan Utama
    Kastengel, Putri Salju, Nastar, Kacang-kacangan, Rengginang, dan berbagai kue lainnya menjadi primadona saat Lebaran. Tak jarang, menjadi camilan yang dikonsumsi terus-menerus. Sekadar informasi, mengkonsumsi tiga nastar, sama dengan makan sepiring nasi. Hal ini karena nastar terbuat dari campuran tepung terigu dan gula. Maka dari itu, makan kue lebarannya sedikit ‘direm’ ya?

Yuk, rayakan hari yang fitri dengan tetap menjaga pola makan sehat agar tubuh tak melar dan lebar. (bel/ono)