Dua Remaja Probolinggo Dipanggil Timnas U15

24746

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua remaja asal Kabupaten Probolinggo dipanggil PSSI untuk mengikuti seleksi tim U15. Timnas U15 ini diproyeksikan mengikuti mengikuti AFF U15 Championship 2019 dan Kualifikasi AFC U16 Championship 2020.

Keduanya adalah Muhammad Syadid Makamirulmu’ayyad (14) dan Achmad Diaz Trianto (14). Remaja ini merupakan siswa Elite Soccer Academy Jawa Power. Dalam surat yang ditandatangani Sekjen PSSI Ratu Tisna pada 12 Juni itu, kedua atlet ini diharapkan datang untuk mengikuti seleksi Tim Nasional U15 tahap ke 2 (dua). Seleksi ini direncakan pada tanggal 18 – 30 Juni 2019.

“Betul ada 2 anak didik kami yang dipanggil untuk mengikuti seleksi tim U15. Ini sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Probolinggo. Mudah-mudahan mereka lolos seleksi dan menjadi anggota timnas U15,” kata Agung Windarto, selaku media officer Elite Soccer Academy Jawa Power, Jumat (14/6/2019).

Muhammad Syadid Makamirulmu’ayyad, remaja kelahiran 1 April 2005, merupakan pemain sayap (winger). Ia merupakan putra dari Fathur Rozi, mantan karyawan PTKL Leces. Sementara Achmad Diaz Trianto bermain diposisi gelandang serang (attacking midfielder). Remaja kelahiran 20 Januari 2005 ini, putra dari Husin Siswanto, Kepala Besuk, Kecamatan Bantaran.

Namun, sebelum mendapat panggilan timnas U15, keduanya terlebih dahulu terpilih dalam program AIA Talent Soccer yang berafiliasi dengan klub Tottenham Hotspur. Kedua siswa SMP Taruna Dra Zulaeha Leces tersebut, diperingkat 3-4 dari 20 anak Indonesia yang terpilih. Mereka dijadwalkan mengikuti AIA Elite Football Training Camp Phuket pada 26 Juni.
“Selama di Thailand, mereka akan digembleng oleh pelatih dari Global Development Coach Tottenham Hotspur. Tetapi keduanya lebih memilih seleksi timnas. Kecuali nanti seleksinya tidak sampai tanggal 30, mereka bisa berangkat. Kami sudah berkomunikasi dengan Bima Sakti, tapi kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut,” lanjut Agung.

Klub Elite Soccer Academy Jawa Power, satu-satunya klub bola yang menggratiskan biaya akademi dengan fasilitas lengkap di Probolinggo. Saat ini, ada 22 anak di Kabupaten Probolinggo yang masuk akademi dengan sistem promosi-degradasi. Mereka ditangani 4 pelatih, yakni Hermawan Susanto, Idrus Sholeh, Didik Hermanto dan Agung Hari Utomo

“Kedua anak didik kami itu memang menonjol di posisinya masing-masing. Dengan skill yang dimiliki mudah-mudahan terpilih,” kata Hermawan Susanto. (saw/saw)