Lokasi Krematorium Eks Kuburan Muslim

4453

Probolinggo (wartabromo.com) – Ketidakterbukaan infomasi dari Pemdes Asem Bakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terkait pembangunan krematorium menuai protes warga. Selain itu, juga didasari faktor lain yakni lahan pembangunan krematorium ternyata eks makam atau kuburan muslim.

Hal itu dibenarkan oleh Husmaniah, perangkat desa setempat. Ia mengatakan sejak dirinya masih kecil, lokasi krematorium seluas 300 meter persegi adalah kuburan. Dulu masih lokasi dengan kuburan muslim yang berada di sebelah timurnya dan hanya terpisah jalan setapak. Namun, dalam perkembangannya jalan setapak ini tambah lebar dan diaspal.

Baca juga : Janji Uang Rp100 Ribu, Picu Benih Intoleransi

“Di timur itu kan kuburan dan di bawah bangunan itu, banyak kuburan yang sudah dihilangkan saat awal dibangun. Itu sudah melanggar norma sosial. Tentunya kuburan itu milik keluarga warga sekitar. Kuburan yang digusur secara tak wajar itu justru sangat melukai para ahli waris yang hidup saat ini,” kata Husmaniah, Rabu (19/6/2019).

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh Pak Mul, warga yang berada di barat lokasi. Selain karena untuk kremasi, bangunan itu didirikan di atas tanah kuburan.

“Di bawah itu banyak kuburan warga setempat, yang batu nisannya dibuang saat awal pembangunan,” tuturnya.

Kepala Desa Asem Bakor Zainullah menyatakan tidak begitu mengerti atas adanya kuburan tersebut. Sebab menurutnya, kuburan itu telah dipindahkan warga ke tempat lain.

“Saya nggak tahu pasti. Kabarnya, dulu sudah dipindah kuburan di sana,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan tanah tersebut milik perorangan, bukan tanah kuburan atau waqaf. Sebab, sebelum bangunan itu didirikan, tanah itu dijual pada orang lain.

“Kalau tanah kuburan, saya pasti salah. Tetapi justru itu tanah perorangan,” jelas Kades Zainullah. (cho/saw)