Belum Penuhi Pagu, SMAN Kejayan dan Gondangwetan Buka Pendaftaran Gelombang Kedua

1776
Indah Yudiani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pasuruan Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan (wartabromo.com) – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2019 telah resmi ditutup. Namun, SMA Negeri Kejayan dan Gondangwetan dipastikan membuka kembali penerimaan, karena belum memenuhi pagu (daya tampung sekolah).

Informasi tersebut disampaikan Indah Yudiani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pasuruan Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Sebelumnya, Indah mendapat laporan, terdapat dua SMA di Kabupaten Pasuruan, yakni SMA Negeri Kejayan dan Gondangwetan yang hingga proses PPDB ditutup, jumlah pendaftar dari kedua sekolah tersebut belum juga memenuhi pagu.

“Benar, SMA Kejayan dan Gondangwetan pagunya belum terpenuhi, untuk pemenuhannya itu, pendaftaran akan dibuka kembali besok,” ujar Indah kepada WartaBromo, Senin,(24/6/2019).

Namun, Indah belum dapat memastikan jam pelaksanaan pendaftaran gelombang kedua ini.
“Untuk jam berapa, saya sendiri kurang tahu. Tunggu informasi resmi dari Pemprov Jatim,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pembukaan pendaftaran gelombang kedua dilakukan serentak se-Jatim, dikhususkan untuk sekolah-sekolah yang memang belum terpenuhi jumlah pendaftar, sebagaimana pagi yang ditentukan sebelumnya.

Pembukaan gelombang kedua ini, tidak lagi memperhatikan zonasi, namun berdasarkan Nilai Ujian Nasional (NUN).

“Bebas zona, hanya melihat nilai NUN nya,” tegas Indah.

Diwartakan sebelumnya, jumlah pagu di SMA Kejayan sebanyak 396. Namun hingga pendaftaran hari terakhir, calon siswa yang mendaftar hanya sebesar 75 persennya saja. Pihak sekolah pun mengklaim hal ini merupakan dampak dari pemberlakuan sistem zonasi.

“Sebelum pemberlakuan zonasi, rata-rata siswa di SMAN 1 Kejayan berasal dari Kota, Kraton, Bangil, hingga Beji. Namun karena ada zonasi, maka calon siswa dari daerah tersebut tak bisa mendaftar,” ungkap Ketua PPDB SMAN 1 Kejayan, Dam Sarino. (ptr/ono)