Korban Pesawat Cessna adalah Anak Kedua Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan

15580

Pasuruan (WartaBromo.com) – Muhammad Salman Alfarisi, masih dinyatakan hilang dalam peristiwa terjatuhnya pesawat Cessna 172 di Sungai Rambatan Cimanuk Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu. Korban diketahui merupakan putra seorang pejabat di lingkungan Pemkab Pasuruan.

Suasana duka menyelimuti kediaman Salman, yang berada di Durian Raya A2-19 Perumnas Bugul Permai, Bugul Kidul, Kota Pasuruan itu.

Seorang ibu, terlihat tak bisa menyembunyikan kesedihan ketika sejumlah kerabat dan kolega datang ke rumah bercat putih tulang ini. Terlihat sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pasuruan duduk di beranda sampai kemudian nampak Lulis Irsyad Yusuf, istri Bupati Pasuruan datang.

Irianto, ayahanda korban pesawat Cessna saat menyalami sejumlah kolega di rumahnya di Durian Raya Perum Bugul Permai, Kota Pasuruan, Selasa (23/7/2019).

Diketahui kemudian, bila Salman Alfarisi merupakan putra kedua dari empat bersaudara, pasangan Irianto dan Nunung. Irianto saat ini tengah menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Salman belajar menjadi pilot di sekolah penerbangan Angkasa Aviation Academy (AAA), yang merupakan afiliasi perusahaan penerbangan Lion Air.

Ia pernah belajar di SMA Negeri 1 Pasuruan dan melanjutkan pendidikan di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya. Setelah lulus, remaja ini kemudian bekerja sebagai tenaga teknik di Lion Air, sampai kemudian memutuskan belajar di AAA pada tahun 2019.

Baca: Salman Alfarisi, Korban Pesawat Cessna Jatuh di Indramayu Masih dalam Pencarian

Salman Alfarisi dinyatakan hilang dan masih dilakukan pencarian setelah pesawat Cessna 172 yang digunakan berlatih bersama Arthur Arfa terjatuh di Sungai Rambatan Cimanuk, Senin kemarin. (ono/ono)