BPBD Waspada Kekeringan di 6 Kecamatan

601

Probolinggo (wartabromo.com) – Ada 6 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang diprediksi dilanda kekeringan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BPBD setempat sudah mulai melakukan penyaluran (dropping) air bersih.

Enam kecamatan itu meliputi Kecamatan Kuripan, Tegalsiwalan, Tongas, Bantaran, Wonomerto dan Lumbang. BPBD menyiagakan 4 truk tangki air untuk mengantisipasinya.

“Langkah kami menyiapkan armada penyuplai air bersih. Ketika ada permintaan warga, maka kami langsung menyalurkannya ke daerah tersebut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi, Rabu (24/7/2019).

Dropping itu seperti yang dilakukan pada Selasa kemarin di Desa Bulujaran Kidul RT 01 dan RT 02 RW 01, Kecamatan Tegal Siwalan. BPBD Kabupaten Probolinggo mengirimkan 1 unit truk tangki air bersih sebagai tahap awal pengiriman air. Air bersih ini diharapkan dapat melayani 120 KK atau kurang lebih 355 jiwa.

“Selanjutnya akan dilakukan pengiriman sesuai kebutuhan,” lanjut Anggit.

Penyuka fotografi ini, menjelaskan bahwa penanganan daerah rawan kekeringan secara umum mengalami trend penurunan wilayah terdampak. Mulai tahun 2013 ada 44 desa di 12 kecamatan terdampak kekeringan. Namun pada tahun 2016, menurun menjadi 31 desa di 11 kecamatan yang wilayahnya kekeringan.

Pada tahun 2017 – 2018, daerah terdampak kekeringan terus menurun menjadi 7 kecamatan dengan cakupan 12 desa. Untuk tahun ini diprediksi wilayah terdampak kekeringan 6 kecamatan dengan cakupan 12 desa dan 26 dusun.

“Dan terus merencanakan pembangunan jaringan air bersih. Juga memetakan wilayah rawan kekeringan dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Agar memudahkan distribusi air bersih yang cepat dan tepat sasaran. Selain itu, saya harap para camat wilayah terus memperbarui informasi yang mendukung daerah rawan kekeringan. Ini penting agar penanganan bisa cepat dan terukur,” tandas Anggit. (cho/saw)