Perahu Tanpa Awak Ditemukan Karam di Pantai Gending

875

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebuah perahu tanpa awak ditemukan di dekat pantai Desa Gending, Kebupaten Probolinggo. Diduga perahu ini milik para pemancing yang ditinggal karena angin kencang.

Perahu dengan warna biru-putih itu pertama kali ditemukan oleh Hasan dan saudaranya, pada Senin (12/8/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Perahu dengan panjang sekitar 6 meter itu, terombang-ambing dari arah timur, diperkirakan terbawa angin kencang yang bertiup. “Kan itu dari arah timur mengapung-apung. Warga sini takut merapat karena takut ada mayatnya di tengah perahu,” tutur Hasan, Selasa (13/8/2019) pagi.

Hasan kemudian menghubungi Kepala Desa Pesisir Sanemo. Sebab ia menduga perahu itu milik warga Pesisir yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Desa Gading. Hasan dan warga lain pun memantau hingga tengah malam. Pada pagi hari, perahu itu sudah kandas dan karam.

“Saya hubungi Kades Pesisir, takutnya orangnya jatuh meninggal. Sebab jangkar ada di atas, tidak ada tanda-tanda itu diikat. Termasuk ada tempatnya ikan dan mancing itu ada. Jadi serba bingung,” kata warga Blok Tambak, RT 12, RW 4 Dusun Buyut itu.

Menurut Kades Pesisir Sanemo, perahu seharga Rp3,5 juta ini, merupakan milik Rohim, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending. “Kemungkinan perahu itu disewa orang untuk mancing. Saat ada angin kencang, ditinggal pergi dan lupa melepas jangkarnya. Sehingga terbawa angin,” ungkapnya.

Penemuan perahu tanpa awak itu, kemudian oleh Sanemo dilaporkan ke Satpolairud Polres Probolinggo. Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk mendapatkan informasi lanjutan. “Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ada korban jiwa. Dimungkinkan karena faktor lalai tidak melepas jangkar saat memarkir perahu di pantai,” kata Kasatpolairud AKP. Slamet Prayitno. (cho/saw)