Tali Bendera Macet saat Upacara, Siswa SMA ini Panjat Tiang

6067
Potongan gambar aksi panjat tiang bendera.

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebuah kejadian unik terjadi saat proses penurunan bendera Merah Putih dalam upacara HUT Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di halaman kantor Camat Dringu. Seorang pelajar SMA tanpa ragu memanjat tiang bendera saat talinya macet. Video heroiknya pun tersebar dan viral di media sosial.

Angin kencang yang bertiup di wilayah Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (17/8/2019) sore, ternyata berpengaruh besar dalam upacara bendera. Pasalnya tali pengerek bendara melilit tiang karena tiupan angin. Tentu saja kondisi itu memacetkan poros tiang bendera. Sehingga Merah Putih yang seharusnya diturunkan oleh Paskibraka Dringu, gagal terlaksana.

Peserta upacara pun bingung, apalagi saat itu angin bertiup sangat kencang. Di tengah-tengah kebingungan itu, seorang pelajar tanpa sepatu lantas berlari ke tiang. Tanpa mempedulikan tiupan angin, ia menaiki tiang bendera hingga ujung. Ia kemudian membetulkan tali yang melilit. Sehingga bisa kembali dikerek oleh anggota Paskibraka.

Aksi siswa yang diketahui bernama Fajar Yudha Riski, memanjat tiang menarik perhatian peserda dan warga. Banyak di antara mereka menjerit histeris ketika melihat aksi heroik siswa kelas XII MIPA 5 SMAN Dringu itu. Sebab ia tak mempedulikan angin yang bertiup sangat kencang.

“Spontanitas saja, ketika saya melihat bendera tidak bisa diturunkan. Kan saya di barisan pelajar, sisi timur. Langsung buka sepatu kemudian berlari dan naik ke tiang. Senang dan lega karena bendera bisa diturunkan,” kata Fajar Yudha Riski.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by WartaBromo.com (@wartabromo) on

Menurut Camat Dringu, Hari Kriswanto, pada saat upacara penurunan bendera angin bertiup kencang, bendera melilit tali sehingga tidak bisa diturunkan. Kemudian Paskibra dihentikan dan spontanitas anak SD Kalisalam 1 yang bernama M Fajar naik tiang untuk berusaha melepas lilitan bendera.

“Tapi usaha itu tetapi gagal. Selanjutnya Fajar Risky pelajar SMA 1 Dringu yang merupakan warga Desa Tamansari memanjat tiang. Usaha ini berhasil yakni melepas lilitan bendera, sehingga bisa dilanjutkan oleh Paskibra,” terang mantan Camat Bantaran ini.

Beberapa peserta upacara mengabadikan momen mendebarkan itu. Video-video yang merekam aksi heroik Yudha pun berseliweran di dunia maya. (saw/saw)