Soal Ijazah Palsu, Ketua Gerindra: Saya Siap Diperiksa Polisi

1353
Ilustrasi ijazah palsu.

Probolinggo (wartabromo.com) – Satreskrim Polres Probolinggo berencana memeriksa Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo. Ia akan dipanggil sebagai saksi terkait kasus dugaan ijazah palsu. Yang bersangkutan pun mengaku siap memberikan keterangan kepada polisi.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo, Jon Junaidi dikabarkan akan diperiksa penyidik unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim pada Selasa (10/9/2019). Kabar ini pun dikonfirmasi wartabromo.com ke Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto dan Kanit Pidum IPTU Lukman Wahyudi. Namun, belum terkonfirmasi dengan pasti.

Meski begitu, Jon yang dikonfirmasi secara terpisah mengaku siap memenuhi panggilan polisi. Jika memang korp berseragam cokelat itu, membutuhkan keterangan dirinya terkait kasus kadernya.

“Selaku warga negara yang baik, tentunya akan kami penuhi jika ada panggilan yang dialamatkan ke saya,” katanya, kepada wartabromo.com, Senin (9/9/2019).

Sementara Husnan Taufik, selaku kuasa hukum AK atau Abdul Kadir, membenarkan jika pihak kepolisian akan memanggil Ketua DPC Gerindra. Diperiksa sebagai saksi terkait kasus yang kini menjerat kliennya itu.

“Betul ada info itu (pemeriksaan, red). Saya sudah telpon penyidiknya, katanya besok siang,” ujarnya ketika dikonfirmasi melalui sambungan selulernya.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Satreskrim meyakini ijazah paket C yang dipakai AK untuk nyaleg palsu. Hal itu berdasarkan hasil keterangan dari beberapa saksi. Termasuk dari Dinas Pendidikan setempat yang memastikan ijazah itu tidak teregister. AK sendiri lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dan diambil sumpahnya pada 30 Agustus lalu.

Dari hasil pemeriksaan sementara itu, AK mengakui jika tidak pernah menempuh pendidikan setara SMA atau Paket C. Ijazah itu didapat secara instan olehnya dari J, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo. Sebelum proses pencalonan dirinya sebagai Calon Legislatif (Caleg) di Dapil II (Kraksaan, Besuk dan Gading). (cho/saw)