Sales Motor Dibunuh: Tangan Terikat, Wajah dan Punggung Lebam Kena Pukulan Benda Tumpul

1410

Kejayan (WartaBromo.com) – Sales motor ditemukan tewas di areal alas jati, Dusun Rawi, Desa Ambal Ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Korban tewas dengan luka lebam pada wajah dan terjerat tali tambang.

Kapolsek Kejayan, AKP Sumaryanto kepada sejumlah wartawan mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus dugaan pembunuhan yang hebohkan warga ini.

Meski belum memberikan kepastian penyebab korban tewas, namun polisi dapat mengungkap, bila pria bernama Ribut itu didapati sejumlah luka.

Hal yang mencolok dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban adalah adanya luka lebam pada wajah dan bekas jeratan melingkar di lehernya.

“Terdapat luka di wajah dan punggung akibat benda tumpul,” imbuh AKP Sumaryanto, Senin (17/9/2019).

Belum dapat diungkapkan apakah luka lebam pada wajah dan punggung itu akibat korban melakukan perlawanan atau terdapat hal lain, sebelum akhirnya tak bernyawa.

Polisi hanya bisa menyebutkan, bila luka pada wajah Ribut itu diperkirakan berasal dari pukulan benda keras.

Ribut Setiawan, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tak wajar di dekat jalanan sekitar alas Jati Desa Ambal Ambil.

Kedua tangan terikat tali tambang yang juga melingkar di lehernya. Selain itu, pada tubuh yang ditemukan dalam kondisi tengkurap itu, kedua kaki juga terikat.

Dalam penyelidikan dan pemeriksaan di seputar lokasi temuan korban, polisi kemudian menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya dompet warna coklat berisi SIM C (telah habis jangka waktunya), yang menunjukkan korban beralamat di Surabaya.

Hanya saja pada lembar KTP, Ribut tercatat sebagai warga Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Selain kartu identitas, polisi juga menemukan ATM, STNK sepeda motor sandal selop, dompet Hp yang terpasang pada sabuk, serta uang tunai sebesar Rp400 ribu.

Kuat dugaan kasus ini merupakan tindak pembunuhan. Namun, polisi belum mendapatkan kejelasan motif hingga jumlah pelaku yang menewaskan Ribut, sales motor sebuah dealer di Pandaan ini.

“Yang jelas korban dibunuh,” tandasnya. (ono/ono)