Kejar Umpan, Hiu Paus Bergeser 500 Meter

962

Probolinggo (wartabromo.com) – Tim evakuasi Hiu Paus (Whaleshark) yang terjebak di kanal PLTU Paiton Probolinggo sedikit bernapas lega. Strategi memberi umpan ikan kecil membuahkan hasil. Makhluk raksasa itu bergeser sejauh 500 meter dari posisi semula.

Dimotori anggota TNI, petugas menggunakan opsi pertama dalam proses evakuasi. Ikan kecil hidup disebar di depan hiu dari atas perahu karet Lanal Banyuwangi.
Umpan ini ternyata menarik perhatian dan dikejar hiu. Dari intake kanal 7 menuju intake kanal 2 sejauh 500 meter.

“Rupanya umpan ini berhasil menarik perhatiannya,” kata ketua tim evakuasi Letkol inf. Imam Wibowo, Rabu, 18 Sepetember 2019.

Ketika hendak menggiring ikan tersebut bisa keluar dari intake kanal 2 ke intake kanal 1, ada masalah. Hewan yang dilindungi itu, ogah memakan umpan. Sehingga tim evakuasi menjalankan opsi kedua, yakni menjaringnya.
Ternyata jaring yang dilempar tak mengembang seperti yang diharapkan.

“Derasnya arus yang ada di intake kanal 2, membuat jaring yang dipasang tidak ke bawah. Jaring tidak mengembangkan, melainkan terbawa arus yang deras. Wah sulit ini,” jelas pria yanh juga menjabat sebagai Dandim 0820 Probolinggo ini.

Saat ini, posisi Hiu Tutul sekitar 1 km dari ujung kanal. Panjang kanal PLTU Paiton sekitar 1,5 km dengan lebar 21 meter dan kedalaman 9 meter. Serta lebar pintu utama kanal sepanjang 55 meter.

Arus air yang masuk 0,8 meter per detik. Pada kanal ini, ada 5 intake yang difungsikan dengan penyekatan arus.

“Kami akan terus berupaya. Kemungkinan hari ini, bisa keluar dari kanal atau paling lambat besok. Semalam proses evakuasi sempat dihentikan terlebih dahulu karena cuaca kurang mendukung,” tutur pria yang pernah bertugas di tanah Papua ini. (cho/saw)