Kapolres Tetapkan Lumajang Darurat Begal

1474

Lumajang (wartabromo.com) – Aksi begal sadis di jalan raya Wonorejo, Kedungjajang tewaskan pria asal Jember. Akibat kejadian ini, Kapolres nyatakan Lumajang darurat begal.

AKBP Arsal Sahban, Kapolres Lumajang mengaku marah besar karena kecolongan terkait begal ini. Apalagi aksi kriminal jalanan tersebut baru kali ini terjadi lagi, setelah sekian lama tenggelam.

“Saya tetapkan saat ini darurat Begal di Lumajang. Semua cara harus kita lakukan untuk menumpas begal,” tegas Arsal.

Peristiwa ini membuat Arsal memerintahkan anggotanya untuk melakukan operasi kendaraan bermotor besar-besaran. Setiap hari, polisi melakukan patroli rutin, termasuk memeriksa kelengkapan pengendara motor.

“Saya perintahkan minimal 30-50 personel lakukan operasi di setiap polsek dengan melibatkan Polsek, SKD dan TNI. Kegiatan ini akan dilakukan setiap hari sampai ada pencabutan,” lanjutnya.

Baca Juga :   Cak Thoriq Resmi Tutup Timbangan Pasir "Nakal" Milik PT Mutiara Halim

Setidaknya ada 1.000 personel tiap harinya yang akan melakukan razia pelaku begal. Instruksi ini bakal dicabut sampai waktu yang ditentukan berikutnya.

Seperti diketahui, sepasang suami istri jadi korban begal motor saat melaju di jalan baru Desa Wonorejo Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang, Sabtu (21/9/2019). Sang suami tewas akibat aksi begal sadis ini.

Kapolres Lumajang pun tulis permohonan maaf terkait kejadian ini. Ia kemudian memerintahkan Tim Cobra untuk mencari pelaku bahkan menembaknya.(may/ono)