Tuduhan Aksi Mahasiswa Ditunggangi itu Keji

9085
“Sakit tapi tak berdarah, mungkin itu yang dirasakan oleh para mahasiswa yang sudah ikut turun ke jalan ketika mendengar tuduhan keji itu.”
Oleh : Fittriyah (*)

Seminggu ini, media sosial diramaikan dengan tagar #kosongkankelas kita turun ke jalan. Sebuah kalimat yang sederhana, tetapi dapat menggerakan hati nurani yang membaca, khususnya para mahasiswa.

Tidak heran, hampir di seluruh wilayah Indonesia, mahasiswa turun ke jalan melakukan demonstrasi. Termasuk juga mahasiswa di Pasuruan. Mereka bergerak turun ke jalan bukan hanya karena tagar sederhana tersebut. Tetapi, mereka sudah jengah dengan perilaku wakil rakyat dan pemimpinnya yang abai terhadap aspirasi rakyatnya.

Permasalahan yang dialami bangsa ini membuat masyarakat resah. Rancangan Undang-Undang KPK (RUU KPK) yang secara substansi melemahkan lembaga KPK dalam pemberantasan korupsi tiba-tiba disahkan menjadi undang-undang.

Baca Juga :   Terlibat Provokasi, Berakhir di Kantor Polisi

RUU KUHP yang di dalamnya bertebaran pasal kontroversial juga akan disahkan. Beberapa pasal yang digugat misalnya seperti pasal 278 RUU KUHP. Pasal ini menyebutkan bahwa setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi atau tanaman milik orang lain bisa dihukum denda maksimal Rp 10 juta.