Ini 20 Lokasi Pembegalan dan Curanmor di Lumajang-Probolinggo

1194

Lumajang (WartaBromo.com) – Tim Cobra Polres Lumajang berhasil meringkus pria asal Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Pria ini melakukan pembegalan dan pencurian motor di 20 TKP Lumajang maupun Probolinggo.

Al Mat Knik (31) begal ini dilaporkan seorang korban berinisial Sumiati (42) Warga Desa Merakan, Kecamatan Padang. Saat itu, pelaku melakukan tindakan sadis, yakni menondongkan sebilah celurit supaya korban menyerahkan motor.

Berdasarkan penyelidikan kemudian diketahui jika Mat sering kali melakukan aksi pembegalan dan pencurian motor.

“Berdasarkan instruksi Kapolres, saya bersama Tim Cobra dan rekan TNI serta SKD berhasil menangkap pelaku begal yang telah melakukan aksinya di 20 TKP berbeda,” jelas Kapolsek Ranuyoso, Iptu Ari.

Baca Juga : Begal dan Maling Motor 20 TKP di Lumajang-Probolinggo Diringkus Tim Cobra

Dari 20 TKP tersebut, Mat mengaku melakukan pembegalan di 4 TKP. Berikut lokasinya :

  1. TKP Sukodono (8 bulan yang lalu)
  2. TKP Padang-Merakan (8 bulan yang lalu)
  3. TKP Tegal Bangsri (4 tahun yang lalu)
  4. TKP  Gucialit (7 bulan yang alu)

Sedangkan 16 TKP pencurian motor :

  1. 3 TKP di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso
  2. 2 TKP di Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso
  3. 1 TKP di Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso
  4. 1 TKP di Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso
  5. 3 TKP di Kecamatan Kedung Jajang
  6. 1 TKP di Kecamatan Sukodono
  7. 1 TKP di Kecamatan Padang
  8. 1 TKP di Kecamatan Gucialit
  9. 1 TKP di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

AKBP Arsal Sahban, Kapolres Lumajang mengatakan, dalam aksi pembegalan, Mat selalu membawa senjata tajam seperti celurit. Ia akan mengancam korbannya supaya segera menyerahkan motor.

Sementara saat melakukan pencurian motor, Mat selalu membawa kunci T untuk membobol motor incarannya. Motor ini kemudian dijual ke penadah yang saat ini berstatus buron.

“Kami akan terus kembangkan kasus ini karena tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada TKP dan kasus lain yang dilakukan tersangka yang masih belum terungkap,” tegasnya. (may/ono)