31 Warga Probolinggo Pulang dari Wamena

401

Probolinggo (wartabromo.com) – Warga Kabupaten Probolinggo yang bekerja di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua ramai-ramai kembali ke tanah kelahiran. Hingga Kamis pagi, (3/10/2019) dilaporkan sudah ada 31 orang yang pulang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Achmad Arif menyebut 31 orang tersebut pulang dengan menggunakan fasilitas pesawat angkut Hercules milik TNI AU. Mereka bersama puluhan warga Jawa Timur lainnya, tiba di Lanud Abdurrahman Saleh Malang pada Rabu (2/10/2019)

“Kami kemudian menjemput mereka di Malang. Kami juga memfasilitasi kepulangan ke rumah masing-masing. Fasilitas pemulangan itu berdasarkan instruksi Bupati Probolinggo, P Tantriana Sari,” ujar Arif.

Ia memperkirakan eksodus warga Probolinggo yang berada di Wamena masih akan terus berlangsung. Meski Pemkab Probolinggo tidak punya data resmi, diduga ada ratusan warga yang bekerja di Bumi Cenderawasih itu. Baik sebagai pengusaha, pekerja toko, tukang ojek, dan lain-lain.

“Kami akan terus memantau proses pemulangan warga asal Kabupaten Probolinggo, yang saat ini masih tertahan di Papua. Hanya jumlah pastinya belum kami ketahui, tapi akan kami kawal terus. Selalu berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur,” kata pria asal Kecamatan Paiton itu.

Sementara itu, Sri Hariati (26) asal Desa Sumberklidung, Kecamatan Tegalsiwalan, menuturkan dirinya nyaris tinggal nama. Beruntung ia dan suaminya diselamatkan warga setempat.

Warga Papua itu menyembunyikannya di sela-sela bangunan rumah saat sekelompok orang di Wamena menyapu (sweeping) rumah-rumah yang dihuni perantauan asal Pulau Jawa.

“Alhamdulillah, kami bersyukur sekali bisa pulang ke rumah. Saat ini situasi di Wamena masih kacau. Saya masih enam bulan di sana ikut suami, tapi dengan situasi seperti ini saya tidak ingin kembali lagi,” tutur wanita yang tengah hamil tua ini. (cho/saw)