Pengunduran Diri Panitia Pilkades Sebani Disesalkan

1068
Sejumlah pendukung M Hufron saat berada di Balai Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Senin (14/10/2019).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ramai-ramai mengundurkan diri. Sejumlah pihak berikan perhatian hingga sesalkan aksi pengerahan massa hingga panitia bubar.

Satu sikap di antaranya disampaikan Asisten 1 Pemkab Pasuruan, Anang Wijaya seakan mengungkap keprihatinan, menilai peristiwa yang dialami panitia Pilkades Sebani semestinya tak terjadi.

Banyak hal yang perlu menjadi catatan semua pihak dan menegaskan sepatutnya proses demokrasi di tingkat desa dilakukan tanpa ada perilaku intimidatif.

“Meski itu (nyatakan mundur) hak panitia. Sebenarnya sangat menyesalkan,” kata Anang via sambungan seluler, Selasa (15/10/2019).

Hal itu disebutnya lantaran panitia dinilai cukup baik mempersiapkan kebutuhan tiap tahapan Pilkades di Sebani.

Seakan mencoba memberi pesan, semua pihak agar saling jaga dan menahan diri, tidak mudah memberi respon negatif pada serangkaian tahapan Pilkades yang saat ini tengah berlangsung.

Menurutnya, pihak desa tidak perlu larut menghadapi pengunduran diri ini, segera bersikap untuk segera membentuk kembali kepanitiaan, meneruskan tahapan gelaran Pilkades.

“BPD (Badan Perwakilan Desa) bisa segera membentuk panitia. Tapi tahapannya (Pilkades) tetap lanjut,” tandas Anang.

Diberitakan sebelumnya, bakal calon kepala desa (Bacakades) Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan dicoret gara-gara tak ikuti uji akademis. Panitia dianggap berikan informasi sesat terkait jadwal tahapan ujian.

Tudingan itu disampaikan Moch. Hufron bersama puluhan pendukungnya, saat berada di balai desa Sebani pada Senin (14/10/2019) sore. (ono/ono)