Lolos dari Maut, “Polisi Cepek” Depan PIER Masih dalam Perawatan

5860

Bangil (WartaBromo.com) – Polisi cepek terlindas truk saat mengatur arus lalu lintas di depan pintu gerbang PIER, kemarin. Korban dipastikan sudah lalui masa kritis dan kini dalam perawatan.

Petugas pengatur lalu lintas itu diketahui bernama Sukanan, seorang pria asal Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Kanit Kecelakaan Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Marti mengungkapkan, nyawa Sukanan masih bisa terselamatkan, meski truk menabrak dan melindas tubuhnya.

Waktu itu, korban langsung mendapatkan pertolongan, dengan segera membawanya ke IGD RSUD Bangil.

Tim medis dipastikan telah cukup melakukan upaya, hingga Sukanan terlepas dari masa kritis. Beberapa pihak menyebutkan, polisi cepek ini menderita patah tulang pada bagian kaki dan tangannya.

“Di ruang perawatan. Bukan lagi di IGD,” ungkap Marti, Jumat (18/10/2019).

Penegasan terkait kondisi korban ini sekaligus sebagai upaya meluruskan kabar yang menyebutkan Sukanan telah meninggal.

“Masih hidup,” tandas Marti.

Selain memastikan korban dalam perawatan medis, peristiwa yang diperkirakan terjadi pada siang hari itu, sampai saat ini juga masih dalam penyelidikan.

Diketahui, sebuah truk kontainer berwarna putih dari arah Surabaya tiba-tiba hendak berbelok ke arah PIER. Nah, 2 pria pengatur lalu lintas kemudian menghalau laju truk dari arah Pasuruan dengan isyarat bendera kecil.

Namun, kibasan bendera itu tidak bisa menahan laju truk dari arah timur itu. Sopit truk berwarna hijau ini kemudian banting setir ke kiri untuk menghindari kontainer putih.

Melihat laju truk yang oleng, polisi cepek tersebut sontak berlari menghindarinya. Naas, truk malah menyeruduknya.

Pria ini kemudian terlindas truk hijau ini. Sementara truk tersebut baru bisa berhenti saat naik ke trotoar. (ono/ono)