Dewan Beri Atensi Kasus Kali Wangi, Tapi Masih Satu Perusahaan yang “Diadili”

408

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dewan berikan atensi terkait dugaan pencemaran Kali Wangi Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Hanya saja, sikap yang ditunjukkan terkesan membatasi diri, dengan hanya datangi satu perusahaan.

Perhatian itu di antaranya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) oleh komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan ke salah satu perusahaan minuman kemasan di Dusun Wangi, Desa Baujeng kemarin.

Anggota komisi I, Saad Muafi mengatakan, kedatangan ke perusahaan itu, untuk mendapatkan kejelasan dokumen administrasi berupa perizinan perusahaan hingga tata kelola limbah.

“Tentang pengelolaan Pipa-pipa Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), apakah sudah berfungsi dengan baik atau belum. Serta kita melihat, apa ada pipa-pipa yang tidak berfungi,” jelas Muafi, menjelaskan maksud Sidak komisi I, Sabtu (19/10/2019).

Dalam Sidak, pihaknya menemukan salah satu komponen instalansi yang tidak berfungsi. Terkait itu, Muafi mengatakan, pihak perusahaan telah diminta untuk segera memperbaikinya.

Muafi mengakui Sidak kali ini dilakukan masih pada satu perusahaan. Pasalnya, perusahaan dimaksud kerapkali dituding sebagai pihak yang paling bertanggungjawab soal dugaan pencemaran di kali Wangi.

“Kami masih sidak pada perusahaan yang terduga kuat lakukan pencemaran,” aku Muafi.

Sekadar informasi, DLH sempat mencatat ada 9 Perusahaan berdiri di sekitar Dusun Wangi, Baujeng. Perusahaan-perusahaan itu selama ini memanfaatkan kali Wangi untuk membuang limbah produksi.

Muafi kemudian menegaskan, hal serupa akan dilakukan kepada perusahaan lain, tak hanya terhadap pabrik minum dalam kemasan yang disasar kali ini.

“Kami akan secepatnya, sidak ke seluruh pabrik yang berada di sepanjang sungai Wangi,” tegasnya.

Namun, kapan hal itu akan dilakukan, dia masih belum dapat memastikan. Apakah dia akan mengajak komisi III -yang sedianya lebih pas memberikan perhatian terkait problem lingkungan-, pun belum ada jawaban.

Baca: Buktikan Tak Cemari Kali Wangi, PT CS2 Hentikan Produksi

Diketahui, kali Wangi mengeluarkan bau hingga menjadi probllem yang terus berulang dalam beberapa tahun ini.

Upaya protes dan aduan oleh warga ke pemerintah maupun pihak pabrik, sering dilancarkan. Terakhir, keresahan kembali ditunjukkan dengan membentangkan spanduk ptotes hingga unjuk rasa blokir jalan raya. (trn/ono)