Warga Probolinggo Temukan Granat Aktif, Dandim: Peninggalan Perang Dunia II

380

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang warga temukan granat saat mencari ikan di ranu Kedung Pawon, Kabupaten Probolinggo. Kodim 0820 Probolinggo memastikan, granat tersebut merupakan sisa Perang Dunia II.

Hal ini disampaikan Dandim 0820 Probolinggo Letkol (Inf). Imam Wibowo pada Rabu (23/10/2019). Dari hasil pemeriksaan anggotanya, granat tangan jenis nanas tersebut buatan salah satu negara Eropa.

Hal ini diketahui dari nomor seri yang masih tertera dengan jelas. Bukan hanya itu, teksturnya yang kasar membedakan dengan granat modern yang biasa dipakai TNI.

“Dilihat dari teksturnya adalah granat pecahan tajam, memang granat itu untuk membunuh. Karakteristiknya buatan Eropa. Kemungkinan besar, granat yang ditemukan itu adalah peninggalan perang dunia kedua. Bisa dari Belanda atau Inggris saat menduduki Indonesia,” terangnya.

Dandim menjelaskan jika granat tajam itu, mempunyai efek ledak dahsyat. Daya ledaknya mencakup radius 30 meter.

Jika serpihan ledakan mengenai warga, bisa dipastikan akan terkapar. Jikalau nyawa selamat, korban ledakan akan mengalami luka parah. Efeknya berbeda jika dibandingkan dengan granat asap dan granat latih.

Granat yang semula diamankan di Koramil 0820/06 Sumberasih, kini diserahkan ke Polsek Sumberasih.

“Kemarin sempat dicek di Koramil Sumberasih, namun kemudian diserahkan ke polsek. Mungkin untuk keamanan lebih lanjut, akan diserahkan ke Brimob untuk diledakkan,” kata Imam.

Imam menghimbau kepada warga yang menemukan benda serupa, maka tidak disarankan untuk mengutak-atik.

“Sebab, masih banyak bahan peledak sisa-sisa perang dunia dan kemerdekaan yang terpendam di Jawa Timur ini. Segera lapor ke petugas yang berwenang, karena sangat berbahaya,” imbau pria kelahiran Jakarta itu.

Baca Juga : Cari Ikan, Warga Probolinggo Temukan Granat Aktif

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, seorang pria bernama Dofir (32), warga Dusun Serean, Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo menemukan granat aktif pada Selasa siang, 22 Oktober 2019. Bahan peledak itu, Ia temukan saat mencari ikan di ranu Kedung Pawon di Dusun Kramat Desa Ambulu, kecamatan setempat.

Anggota Koramil dan Polsek Sumberasih yang datang ke lokasi, melakukan langkah pengamanan. Granat itu kemudian diikat menggunakan selotip di bagian pengamannya. Agar granat tidak meledak dan aman, jika dipegang dengan tangan. Kemudian granat nanas itu, dievakuasi ke makoramil. (lai/saw)