Benarkah Pria Brewok Lebih Menarik?

348

Pasuruan (Wartabromo.com) – Sebuah mitos mengemuka soal tradisi menyapu, khususnya bagi para anak gadis. Para orang tua biasanya mengatakan jika anak gadisnya menyapu dan menyisakan kotoran, maka suaminya akan brewokan.

Kalimat itu seakan menjadi hal menakutkan bagi sebagian wanita. Sebab pria brewok dianggap berantakan dan tak merawat diri.

Ternyata, hal itu berbanding terbalik dengam kondisi sekarang. Brewok menjadi tren mode. Pria berjenggot kini dianggap keren, bahkan terkesan berkelas di mata wanita.

Mengutip dari Liputan6.com, para ilmuwan dari beberapa universitas Australia serta Universitas Turku di Finlandia bahkan memutuskan untuk melakukan riset. Mereka ingin mencari tahu bagaimana jenggot lebat memengaruhi sikap wanita terhadap fitur maskulin ini dan mempelajari alasan di balik preferensi semacam itu.

Para peneliti mengundang sekitar 8.500 wanita untuk melihat beberapa foto pria. Ada pria yang dicukur bersih, ada yang berjambang tipis, dan foto pria dengan jambang lebat.

Para wanita itu bertugas untuk menilai daya tarik pada foto pria yang telah disiapkan. Apakah mereka akan mempertimbangkan untuk menjalin hubungan, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

Hasilnya, mayoritas wanita menilai, pria brewok lebih baik dan ingin menjalin hubungan jangka panjang. Sebaliknya, pria yang dicukur bersih dipilih untuk hubungan jangka pendek.

Nah, dari hasil inilah para peneliti menilai, pria berjambang memberikan kesan tangguh. Selain itu, jenggot juga mampu melembutkan fitur yang dianggap terlalu maskulin atau feminin. Makanya, pria menjadi tampak lebih menarik.

Bagaimana dengan bolo wadoh, suka pria brewok atau mulus? (bel/may)