Psikiater Sebut Kesurupan Bisa Jadi Tanda Gejala Gangguan Jiwa

1415

Pasuruan (Wartabromo.com) – Kesurupan, dipercaya sebagai salah satu bentuk gangguan dari roh halus atau jin sehingga tubuh tak terkendali. Alhasil, aktivitas menjadi terganggu.

Namun dalam sisi medis, kesurupan ternyata dikaitkan dengan gangguan jiwa. Pasalnya, penderita gangguan jiwa juga mengalami masalah pada pola pikir, perilaku dan emosinya.

Lalu sebenarnya, adakah kaitan antara kesurupan dengan gangguan jiwa?

Menurut Andri, Psikiater dari RS Omni Hospital BSD, istilah kesurupan sebenarnya merujuk pada Possession Trance Disorder. Maksudnya, kondisi kesehatan jiwa tidak stabil, dan ada pemicu yang membuat penderita menunjukkan reaksi histeris.

Mengutip detik.com, kondisi tersebut ternyata masuk dalam kategori standar klasifikasi gangguan mental yang digunakan oleh para profesional kesehatan mental di Amerika Serikat.

Biasanya, seseorang yang kesurupan sedang mengalami beban psikologis. Hal tersebut membuat penderita sering kali berkata aneh, bahkan kehilangan kesadaran dan memicu perilaku histeris (hysterical reaction).

Nah, hysterical reaction ini sudah masuk pada gejala gangguan kejiwaan. Meski belum menjadi gangguan jiwa, tapi perlu segera ditangani.

Meski demikian, tidak semua gejala gangguan jiwa ditandai dengan kesurupan. Pasalnya, setiap orang memiliki kerentanan yang berbeda dalam menangani masalah psikologisnya.

Tapi perlu diingat, tidak semua orang yang mengalami gejala depresi berupa hysterical reaction.

“Ketika mengalami itu, biasanya memang sudah ada dasarnya dulu nih mungkin kelelahan fisik, kurang minum, dehidrasi, lalu kecapean bisa jadi lemes dan itu harus dijaga,” tutur Andri. (bel/may)