Duh! 37 Ruang Kelas di Kota Pasuruan Rusak Berat

258
SDN Gentong Kota Pasuruan. Foto: dokumen [ilustrasi]

Pasuruan (WartaBromo.com)- Ambruknya ruang kelas SDN Gentong, Kota Pasuruan beberapa waktu lalu membuka fakta lain. Kondisi infrastruktur pendidikan, terutama gedung sekolah banyak mengalami kerusakan cukup mengkhawatirkan.

Tercatat, sampai saat ini, total 37 ruang kelas dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Pasuruan rusak berat. Dari angka itu, mayoritas dari jenjang sekolah dasar (SD).

Dari data neraca pendidikan Kota Pasuruan 2018 lalu, sebanyak 22 ruang kelas SD masuk kategori rusak berat. Kemudian, 7 untuk tingkat SMP, 2 tingkat SMA, dan 6 ruang kelas tingkat SMK.

Angka itu belum termasuk ruang kelas yang rusak ringan. Kategori ini mencakup jenjang SD sebanyak 11 ruang kelas dan SMP 17 ruang kelas.

Grafis Ruang Kelas di Kota Pasuruan Rusak.

Banyaknya kondisi ruang kelas yang rusak itu pun seolah melengkapi minimnya dukungan anggaran Pemkot Pasuruan untuk sektor pendidikan.

Meski masuk dalam kategori urusan wajib, tanpa transferan dari pusat, anggaran pendidikan Kota Pasuruan tak sampai 10 persen minus.

Saking minimnya, Kota Pasuruan bahkan menempati urutan paling buncit perihal anggaran pendidikan dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Pada 2018 lalu, total anggaran pendidikan Kota Pasuruan hanya sebesar 6,61 persen dari total APBD yang mencapai Rp 952,15 miliar. Bahkan, plus dana dari pusat pun, hanya mencapai 17,22 persen.

Padahal, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanahkan anggaran sektor pendidikan sebesar 20 persen dari total APBD minus gaji pegawai.

Terkait hal ini, Plt. Siti Zuniati belum memberikan keterangan. Beberapa kali ditemui di kantornya, yang bersangkutan tidak ada di tempat. (tof/asd)