AQUA Keboncandi, Dinkes dan PKK Gelar Lomba Ibu dan Balita Sehat

349
HOREE: Ketua tim penggerak PKK, Lulis Irsyad Yusuf (tengah) berfoto bersama para pemenang lomba ibu dan balita sehat.

Pasuruan (Wartabromo.com) – Kebiasaan pola makan, hidup bersih, dan sehat perlu dibiasakan sejak dini. Terutama untuk mencegah berbagai tantangan kesehatan anak pada masa depan. Dari sini, peran orang tua dan kader posyandu di desa-desa sangat penting untuk memulai edukasi tentang pentingnya pemenuhan nutrisi.

Salah satu bentuk edukasi yang dijalankan adalah dengan menggelar lomba ibu dan balita sehat. Lomba ini digelar AQUA Keboncandi berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dan tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan serta mitra pendamping SII (Social Invesment Indonesia).

SAlIM: Seorang bocah mencium tangan Lulis Iryas Yusuf sebagai tanda penghormatan.

Peserta lomba Ibu dan balita sehat ini merupakan unggulan balita sehat tingkat desa. Terdiri dari 20 desa di kecamatan Gondangwetan dari setiap kelompok umur. Yaitu kelompok umur 9-24 bulan dan kelompok 2-5 tahun. Untuk selanjutnya dilakukan penilaian untuk menjadi pemenang balita sehat tingkat Kecamatan Gondangwetan tahun 2019.

“Tujuan digelarnya kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian keluarga khususnya tentang asupan gizi dan kesehatan balita. Dalam hal ini pola pengasuhan anak usia dini dapat berpengaruh besar terhadap asupan gizi seimbang yang akan menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak,” tegas M. Fahroni, Kepala Pabrik PT. Tirta Investama Pabrik Keboncandi, kemarin.

SUMRINGAH: Para pemenang lomba Ibu dan Balita Sehat berpose dengan Lulis Irsyad Yusuf dan perwakilan Aqua Keboncandi, Hari Wicaksono.

Hal senada juga disuarakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf. Lulis menyambut baik kegiatan lomba Ibu dan balita sehat yang dilakukan oleh AQUA Keboncandi. “Peningkatan kesehatan anak terutama balita memerlukan kerjasama berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan. Baik dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta,” tegas istri Bupati Pasuruan ini.

Lebih lanjut Lulis juga mengapresiasi dukungan dari AQUA Keboncandi. Karena dukungan dari sektor swasta dapat mendorong gerakan masyarakat untuk menambah pengetahuan dan kemauan dalam mengikuti program pemerintah.

Intervensi tahap awal berupa edukasi gizi dalam pendidikan anak balita sangat penting. Terutama ketika anak sudah mulai mengenal dan memilih makanan sendiri. “Kami berharap kegiatan ini dapat disebarluaskan di masyarakat,” tegasnya.

Kepala Puskesmas Gondangwetan, dr. Pertiwi Ekarwati menambahkan dalam menghadapi era globalisasi, banyak orang tua yang belum mengetahui panduan gizi seimbang. Buktinya, masih banyak anak yang diberikan makanan cepat saji atau junk food sebagai asupan makanan. Dengan alasan orang tua tidak memiliki waktu luang.

“Acara ini sangat baik. Karena orang tua khususnya Ibu-ibu semakin sadar dan mengerti pentingnya gizi seimbang serta mendorong kerjasama yang baik antara kader posyandu dan orang tua untuk mendukung kesehatan anak” tegasnya. (day/*)