15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Industri Hijau 2019

2183
AQUA KEBONCANDI: Kepala Pabrik PT Tirta Investama Aqua Keboncandi, M Fahroni saat menerima penghargaan dari Kementerian Perindustrian RI yang diserahkan Sekjen Achmad Dwiwahjono di Jakarta.
Berhasil Jalankan Efektivitas – Efisiensi untuk Keberlanjutan Operasional

Jakarta (wartabromo.com) – Danone-AQUA berhasil meraih penghargaan Industri Hijau 2019 dari Kementerian Perindustrian RI di Jakarta. Pihak kementerian menilai 15 pabrik Danone-AQUA secara aktif dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi yang ramah lingkungan. Sehingga mampu menciptakan efektivitas dan efisiensi untuk keberlanjutan operasional tiap pabrik.

Penghargaan ini diberikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian RI, Achmad Sigit Dwiwahjono. Sigit mewakili Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita yang berhalangan hadir. Penghargaan diberikan kepada perwakilan dari 15 Pabrik Danone-AQUA di Jakarta.

15 pabrik Danone-AQUA yang meraih Penghargaan Industri Hijau adalah Pabrik AQUA Ciherang, Pabrik AQUA Subang, Pabrik AQUA Cianjur, Pabrik AQUA Mekarsari, Pabrik AQUA Babakan Pari.

Lalu Pabrik AQUA Citeureup, Pabrik AQUA Keboncandi Pabrik AQUA Klaten, Pabrik AQUA Wonosobo, Pabrik AQUA Pandaan. Selanjutnya Pabrik AQUA Mambal, Pabrik AQUA Airmadidi, Pabrik AQUA Tanggamus, Pabrik AQUA Solok, dan Pabrik AQUA Langkat.

Tiga dari 15 pabrik tersebut bahkan meraih Penghargaan Industri Hijau 2019 level tertinggi (level 5). Yaitu Ciherang, Cianjur, dan Subang. Keberhasilan ini didasarkan pada hasil audit dan verifikasi lapangan oleh Tim Industri Hijau yang telah dilakukan sejak bulan Agustus 2019.

Baca Juga :   Tak Sesuai Target, Partisipasi Pemilih di Pilwali Kota Pasuruan Sebesar 76 Persen
15 PABRIK: Para perwakilan 15 pabrik Danone Aqua saat menerima penghargaan bersama Sekjen Kementerian Perindustrian RI di Jakarta.

Sejak tahun 2010, Kementerian Perindustrian menyelenggarakan kegiatan Penghargaan Industri Hijau, sebagai salah satu upaya mendorong perusahaan industri manufaktur melakukan efisiensi penggunaan sumber daya material, energi, dan air dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Penghargaan Industri Hijau 2019 yang merupakan penyelenggaraan yang kesepuluh kali ini diberikan kepada perusahaan industri nasional yang terbagi dalam 3 kategori. Yaitu Industri Besar, Industri Menengah, dan Industri Kecil. Upaya ini merupakan bentuk apresiasi serta motivasi pemerintah kepada sektor industri dalam negeri yang telah menerapkan prinsip-prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

“Saat ini industri hijau sudah menjadi tuntutan pasar seiring dengan semakin tingginya kepedulian pasar akan kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan,” Sekjen Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono di Jakarta, Senin (16/12) kemarin.

Baca Juga :   Sejumlah Guru Ngaji Dukung Gus Ipul Maju di Pilwali 2020

Penerapan konsep industri hijau, dikatakan, bertujuan untuk mendorong berbagai perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi melalui penghematan biaya dan sumber daya alam.

“Dalam hal Kemenperin mempunyai dua strategi utama yaitu melalui kegiatan Penghargaan Industri Hijau, Sertifikasi Industri Hijau, Rintisan Teknologi Industri, Litbang Unggulan, dan Sarana Penelitian Industri Terapan,” imbuhnya.

Perusahaan-perusahaan, termasuk Danone-AQUA, yang mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 ini membuktikan sebagai pelaku industri yang terus bertransformasi menuju industri berbasis inovasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi, serta tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan.

Hal ini membuat dunia industri dalam negeri sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi nasional terus berkembang menuju kinerja yang lebih baik.

“Seluruh pabrik AQUA di Indonesia telah memberikan upaya terbaiknya untuk menerapkan prinsip industri hijau dalam menjalankan kegiatan operasional sehari-hari, yaitu melalui efisiensi produksi dan peningkatan efektivitas serta penggunaan sumber daya alam secara bijak,” kata David Bidau, Vice President Operations Danone-AQUA.

“Hal itu didasarkan pada visi yang diemban Danone-AQUA – One Planet One Health – melalui suatu pemahaman bahwa kesehatan masyarakat dan kesehatan bumi memiliki hubungan yang sangat erat untuk menjaga agar bumi sehat dan lestari,” ungkap David.

Baca Juga :   Gus Ipul Sekat 17 Titik di Kota Pasuruan hingga Retribusi Parkir Pasar Diduga Bocor | Koran Online 24 Juni

Selanjutnya David Bidau menambahkan bahwa Danone-AQUA menerapkan Planet Sirkular dalam operasionalnya, yaitu sirkular kemasan, sirkular air, dan sirkular karbon.

Sirkular kemasan dijalankan melalui penggunaan kemasan ramah lingkungan dan pengelolaan sampah plastik; sirkular air diimplementasikan melalui pengelolaan dan konservasi sumber daya air secara terpadu; dan sirkular karbon diwujudkan melalui kebijakan kenetralan karbon yang dicapai melalui pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi.

Semua itu terangkum dalam konsep pabrik ramah lingkungan dengan menjalankan program Blue Operations di semua pabrik Danone-AQUA di Indonesia.

Danone-AQUA lahir dan besar di Indonesia dan terus berupaya untuk tetap mengalirkan kebaikan untuk bangsa Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui kehadiran produk-produk berkualitas yang diolah melalui pemanfaatan sumber daya alam secara bijak. ke halaman 2