Antisipasi Penimbunan Sembako, Polres Pasuruan Kota Cek Pasar Tradisional

817
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander saat melakukan pengecekan di lapak pedagang telur Pasar Besar Kota Pasuruan, Selasa (31/12/2019).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Polres Pasuruan Kota melakukan inspeksi ke Pasar Besar Kota Pasuruan, Selasa (31/12/2019). Ini dilakukan untuk antisipasi praktik penimbunan sembako.

Pengecekan ini dilakukan mulai pukul 08.35 WIB, oleh jajaran kepolisian, dipimpin Kapolres Dony Alexander. Tak ketinggalan Kepala Disperindag Kota Pasuruan Mualif Arif turut berkeliling pasar memantau ketersediaan bahan pokok menyongsong tahun 2020.

Beberapa pedagang sempat diajak ngobrol oleh Kapolres dan Kepala Disperindag. Stok sejumlah bahan dipastikan tercukupi, bahkan harga barang pokok terbilang normal.

Seperti pada harga daging sapi masih dalam angka stabil di kisaran Rp110.000/kg. Demikian pula harga daging ayam, masih normal di harga Rp 33.000/kg.

Bumbu dapur pun masih tak terdapat lonjakan. Di antaranya pada harga cabe masih dalam angka stabil di harga Rp30.000/kg.

Baca Juga :   Badai Pasir di Lereng Bromo, hingga Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem | Koran Online 22 Okt

Untuk sembako, harga beras dan telur mengalami kenaikan Rp500, namun hal tersebut dinilai masih dalam kategori wajar. Harga minyak goreng curah pun tidak mengalami kenaikan.

Selain itu, kegiatan pengecekan ini ditegaskan sebagai langkah antisipasi adanya oknum-oknum nakal yang melakukan penimbunan sembako demi keuntungan pribadi.

“Satgas pangan akan mengawasi perkembangan harga dan stok sembako sebagai upaya mencegah adanya kelangkaan,” ujar Dony.

Kepala Dinas Disperindag Mualif Arif menjelaskan hingga saat ini untuk sembako masih terpantau aman dan tidak ada indikasi adanya kelangkaan.

Memastikan tak terdapat gejolak harga dan praktik penimbunan, kegiatan serupa bakal dilakukan ke sejumlah pasar tradisional lain di wilayah Kota Pasuruan, seperti pasar Gading maupun Kebonagung. (tof/ono)