Duh! Bunuh Diri di Pasuruan Capai 7 Kasus, Berikut Rinciannya

718
Ilustrasi bunuh diri

Pasuruan (WartaBromo.com)- Tahun 2019 telah berlalu. Meski begitu, sejumlah peristiwa layak menjadi catatan penting yang layak dicermati.

Salah satunya, terkait kasus bunuh diri yang terjadi sepanjang kurun waktu 2019 lalu. Pasalnya, selama setahun itu, angka bunuh diri yang terjadi mencapai 7 kasus.

Angka tersebut meningkat dibanding peristiwa yang sama setahun sebelumnya. Berdasar penelusuran WartaBromo.com, pada 2018 lalu, peristiwa bunuh diri “hanya” mencapai 4 kasus.

Kendati demikian, angka sebenarnya bisa lebih tinggi. Mengingat, data tersebut hanya didasarkan pada penelusuran berita di media yang boleh jadi tidak semua kasus bunuh diri terekam.

Aksi bunuh diri di Kecamatan Nguling pada pembuka tahun 2019 mengawali bunuh diri tahun lalu. Disusul peristiwa serupa di Kecamatan Pandaan pada Maret dan April di Kecamatan Beji.

Peristiwa bunuh diri yang melibatkan seorang ibu dan anak di Kecamatan Sukorejo mengejutkan publik pada sebulan berikutnya. Lalu, diakhiri dengan kasus serupa pada September dan November tahun lalu.

Kementerian Kesehatan RI sendiri menjadikan kasus bunuh sebagai salah satu persoalan yang membutuhkan penanganan serius. Apalagi, secara nasional angkanya tergolong tinggi. Mencapai 1 orang per 100 ribu penduduk pada 2016 silam. (tof/asd)