Makin Parah, Tanggul Sungai Petung Kembali Ambrol

2233

Pasuruan (WartaBromo.com) – Plengsengan Sungai Petung di wilayah Kelurahan Bakalan, Kota Pasuruan, kembali ambrol. Kondisi ini kian menyulitkan, karena berpotensi terjadinya longsor dan banjir.

Peristiwa ini diketahui warga pada Selasa (07/01/2020) malam kemarin.
Poniman, warga sekitar, menuturkan plengsengan yang tidak jauh dari rumahnya itu ambrol dua kali.

Pertama pada pukul 21.00 WIB, sebagian bangunan plengsengan ambrol. Saat itu volume Sungai Petung sedang naik.

Kemudian setelah pukul 21.00 WIB volume Sungai Petung surut. Barulah pada Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 01.00 WIB, menurut Poniman, sisa kontruksi plengsengan secara keseluruhan ambrol.

“Total panjangnya plengsengan yang ambrol sekitar 50 meter-an,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi kekhawatiran warga. Sebab plengsengan berfungsi sebagai tanggul untuk mencegah rembesan air sungai hingga mengantisipasi longsor.

Baca Juga :   Anak, Rentan Alami Kekerasan Saat Belajar secara Daring

Jika plengsengan jebol, maka saat volume Sungai Petung naik, air akan cepat meluber. Selain itu, dikhawatirkan kondisi tanah yang gembur, ditambah rembesan air sungai, longsor dapat lebih mudah terjadi.

Dua hari yang lalu, plengsengan Sungai Petung di sisi yang lain juga sempat ambrol. Jika ditambah hari ini, maka total ada 3 sisi plengsengan Sungai Petung yang ambrol.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan Samsul menegaskan, untuk antisipasi terjadinya longsor maupun banjir, pihaknya selalu siaga.

Jika sewaktu-waktu terjadi bencana di sekitar lokasi plengsengan yang ambrol, pihaknya bakal langsung melakukan penanganan kedaruratan.

“BPBD sudah siap semua peralatan, bantuan, termasuk dapur darurat, jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujar Samsul. (tof/ono)