Serunya Main ke Café Ini, Bisa Nongkrong “Ditemani” Kambing

539
Goatzilla Farm and Cafe. Foto : IG Goatzilla.
“Terdapat gazebo-gazebo berukuran kecil berjajar. Tepat di depan gazebo ada kandang yang memanjang dan berisi puluhan kambing etawa. Sepetak bidang dikeliling pagar kayu dibuat sebagai tempat bermain pengunjung bersama kambing-kambing ini.”

Laporan Maya Rahma

MEMASUKI sebuah rumah yang sudah disulap layaknya kafe, sayup-sayup terdengar suara kambing bersahutan. Mencoba melangkah lebih dalam, ternyata suara kambing ini semakin nyaring, ditambah celoteh anak-anak yang bermain bersamanya.

Ada kafe bareng kambing? Tidak salah baca kok, karena bolo warmo sedang berada di Goatzilla Farm and Café. Di tempat ini terdapat berbagai usaha seperti perternakan kambing perah, café kandang hingga wisata edukasi.

Sembari melayani pelanggan, Luthfi Andi Zulkarnain menceritakan awal mula berdirinya wisata edukasi di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro ini. Pada 2006, mulanya tempat ini merupakan peternakan kambing biasa, yang dikembangkan oleh keluarga.

“Pada tahun 2010, kami mulai belajar memerah dan memproduksi susu kambing segar, karena ada permintaan dari luar kota,” jelas Luthfi.

Susu kambing kemudian dipasarkan ke pabrik susu. Tak hanya milik mereka, namun juga milik peternak yang tergabung dalam kelompok “Etawa Senduro”.

Produksi susu ini tak semulus ceritanya, berbagai masalah mencuat saat itu. Seperti banyak barang yang kembali, harga beli dari pabrik rendah sampai pembayaran macet.

“Lalu kami mencoba mencari jalan keluar dengan belajar mengolah dan menjual sendiri produk susu kambing,” tambahnya.

Ternyata saat dijual sendiri, perkembangan semakin dahsyat. Luthfi beserta keluarga kemudian menyulap rumah menjadi café dengan model wisata edukasi. Nama Goatzilla diambil karena kambing etawa ini memiliki keistimewaan suka berdiri jika dilihat orang.

Terdapat gazebo-gazebo kecil di bagian depan rumah. Lalu jika menelusuri ke belakang, pengunjung juga bisa menemukan gazebo-gazebo lain dengan ukuran sama. Tepat di depan gazebo, terdapat kandang yang memanjang dan berisi puluhan kambing etawa.

Goatzilla Farm and Cafe. Foto : IG Goatzilla.

Satu petak kecil dibuat dengan pagar kayu disekililingnya. Petak kecil ini lah tempat kambing yang masih “bayi” dikeluarkan untuk bermain bersama anak-anak dan pengunjung.

“Kita mengangkat jadi destinasi wisata edukasi dan kuliner unik di Lumajang, yang menyajikan pengalaman beternak kambing, dan menikmati aneka produk olahan susu kambing,” tambahnya.

Olahan susu kambing ini juga beragam, ada susu kambing berbagai rasa, yoghurt, es lilin, keju mozzarella hingga masker dan sabun kecantikan. Wah, Keren ya!

Saat ini Goatzilla sudah menjadi jujukan wisata keluarga juga pelajar. Bukan hanya dari Lumajang, namun dari 5 provinsi lain di Indonesia. Café yang juga memberdayakan warga sekitar ini juga sering menerima penghargaan dari berbagai tempat.