Sehari Terkumpul Rp 102 Juta Lebih

3661
KAMPIUN: Para pemain PWI FC mengangkat tropi Trofeo Cup di Stadion Pogar tadi pagi
Puncak HPN Disertai Koin Muktamar NU

Pasuruan (Wartabromo.com)Wow! Mungkin itu kata yang pas menggambarkan puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) di Pasuruan. Puncak HPN yang dipusatkan di Stadion R Soedrasono Pogar Bangil, Sabtu pagi (8/2), dikemas dengan laga segitiga. Trofeo Cup, antara Ulama FC versus Umaro FC, dan PWI FC.

Laga segitiga ini sekaligus sebagai laga amal. Puluhan Kotak Infaq (Koin) untuk Muktamar NU 2020 di Lampung menggaung di Kabupaten Pasuruan. Hanya dalam waktu singkat, pagi tadi sudah terkumpul dana sejumlah Rp 102.680.300. Dana ini berkat sumbangan spontan dari banyak pihak.

Mulai pegawai pemerintah, Bank Jatim, lembaga pendidikan, PDAM, dinas pendidikan dan dinas terkait serta semua yang hadir pada hari itu.

“Alhamdulillah. Dalam sehari kita bisa mengumpulkan kotak infaq sebersar Rp 102 juta lebih. Mudah-mudahan amal baik semuanya dicatat oleh Allah SWT,” ujar Bupati Irsyad Yusuf saat membacakan pengumpulan infaq terakhir dari panitia.

Ketua PWI Pasuruan, Djoko Haryanto memberikan foto karikatur kepada Kapten Maslahat FC, Gus Irsyad Yusuf.

Puncak HPN 2020 tadi pagi memang cukup meriah. Sejak pagi, para penonton yang rata-rata pelajar memenuhi area stadion. Tribun barat dan timur Stadion penuh. Mereka ingin menyaksikan ceremony acara HPN sejak awal.

Momen ini dihadiri oleh banyak tokoh. Mulai dari Ketua Tanfidz PCNU Kabupaten, KH Imron Mutamakkin. Ketua tanfidz PCNU Kota Pasuruan, KH Nailur Rahman (Gus Amak), Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, Habib Zain Baharun, Habib Segaaf, Ketua DPRD Sudiono Fauzan dan banyak tokoh lainnya.

Mereka disambut Bupati Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati KH Mujib Imron, serta Ketua PWI Pasuruan Djoko Haryanto dan para pengurus PWI lainnya.

“Ini momen langka. Mungkin baru kali ini terjadi di Indonesia. Kita bisa bersinergi antara ulama, umaro, wartawan dan masyarakat. Sambil kita juga mengumpulkan kotak infaq,” tegas KH Imron Mutamakkin dalam sambutannya.

Ceremony acara dipimpin langsung Bupati Irsyad Yusuf. Setelah sambutan dan doa, para peserta trofeo cup menyaksikan pengguntingan balon HPN melayang ke udara. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pertandingan segitiga.

KOTAK INFAQ: Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menerima infaq dari Bank Jatim. Sehari program Koin Muktamar NU terkumpul dana Rp 102 juta lebih.

Laga perdana menandingkan Ulama vs Umaro. Di tim ulama terlihat Habib Segaaf Baharun, Gus Sobih Asrori, Habib Jakfar, habib Mahdi dan banyak lagi. Kemudian, di kubu Umaro diperkuat Gus Mujib, Kapolres AKBP Rofiq, Ketua PN, Kajari, Puslatpur dan sang kapten, Gus Irsyad. Laga perdana berakhir dengan skor imbang 1-1.

Giliran di babak kedua, PWI FC menjajal kemampuan Ulama. Laga ini berlangsung lebih ketat. Selain tenaga masih fresh, koordinasi tim PWI kali ini lebih moncer.

Buktinya, hanya beberapa menit sejak peluit dibunyikan, striker Purnomo mampu mengoyak jala Umaro. Purnomo mampu menambah pundi gol untuk keunggulan PWI, setelah mendapat umpan matang dari Abdul Majid.

Tim Ulama tak ingin lengah. Beberapa kali duet striker Habib Segaaf Baharun dan Gus Jakfar mampu merepotkan barisan pertahanan yang dikawal Djoko Hariyanto. Sontekan Jakfar kearah pojok kanan gawang PWI mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Namun, beberapa menit sebelum peluit panjang dibunyikan wasit, striker PWI, Farel Al Majdi-sebutan Abdul Majid mampu melesatkan tendakan menyusur dan tak mampu dihalau kiper Ulama. Sehingga, skor akhir untuk keunggulan PWI menjadi 3-1.
Dengan hasil ini, PWI FC berhak mengangkat tropi Trofeo Cup tahun ini.

“Ini buah hasil kerja keras teman-teman semua,” tegas Djoko Haryanto, Ketua PWI usai memotong tumpeng pertama. (day/day)