Corona Rambah Indonesia, Masker dan Hand Sanitizer Langka di Probolinggo

1164
Plt. Kadinkes Kota Probolinggo, Nurul Hidayah Hidayati.

Mayangan (wartabromo.com) – Virus corona, dikabarkan sudah merambah Indonesia hingga berdampak meningkatnya penggunaan masker dan pembersih tangan (hand sanitizer). Hanya saja, di Kota Probolinggo barang kebutuhan kesehatan tersebut kini langka, tak mudah didapatkan.

Sejumlah apotek di Kota Probolinggo, mengalami kelangkaan stok dua barang tersebut. Seperti di apotek Sumber Baru Jl. A. Yani Kota Probolinggo misalnya. Petugas apotek setempat, Aminatun, mengatakan, stok masker kosong sejak tiga pekan lalu.

Sementara untuk melakukan restok ke suplier juga tidak mendapatkan barang karena langka. “Sudah kosong sejak ramai virus corona itu. Sekitar tiga pekan lalu. Mau beli lagi juga ga ada di suplier,” katanya, Selasa (03/03/2020).

Sedangkan di apotek Fajar, Jl. Wahidin Kota Probolinggo, stok masker terpantau menipis. Tersedia hanya sekitar tiga pak saja. “Stok kami memang tidak banyak. Sekali belanja hanya sekitar lima pak,” kata petugas apotek, Alifa.

Plt. Kadinkes Kota Probolinggo, Nurul Hidayah Hidayati menyebut untuk seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkot Probolinggo, stok masker masih aman. Belum dilaporkan terjadinya kelangkaan stok di rumah sakit atau Puskesmas di Kota Probolinggo.

“Stok untuk petugas medis, rumah sakit, dan Puskesmas masih aman. Kami sudah melakukan rapat koordinasi terkait ketersediaan stok masker ini,” ujar Nurul.

Terkait kelangkaan stok masker dan hand sanitizer di sejumlah apotek Kota Probolinggo, Nurul mengimbau apotek tidak menjual kedua barang tersebut dengan harga tinggi.

Sebagai informasi, saat ini terjadi kenaikan harga masker. Harga satuan masker dijual seharga Rp3.000. Sedangkan harga per-pak dijual sekitar Rp100 ribu – Rp150 ribu. Laporan pekan lalu, dari 30 apotek yang ada, masker hanya tersedia di 8 apotek saja. (lai/saw)