Insiden Mobil Tabrak Tenda Tak Berpengaruh, Pekerja Flow Tetap Lanjutkan Aksi

1356

Sukorejo (WartaBromo.com) – Pekerja PT. Sumber Bening Lestari tetap lanjutkan aksi. Insiden mobil tabrak tenda yang tewaskan empat pekerja pabrik air minum merek Flow tersebut tak pengaruhinya.

Eko Hary Sistiyono, Wakil Sekertaris Serikat Buruh Sejahterah Indonesia (SBSI) Pasuruan mengatakan, meski masih dalam suasana berkabung, aksi protes kebijakan manajemen pabrik Flow dan permintaan hak-hak normatif, seperti permintaan upah, masih tetap berlanjut.

Eko menegaskan, aksi ini masih tetap pada rencana awal bahkan akan diperpanjang masa izinnya. Sebelumnya, aksi dengan mendirikan tenda dan menginap di depan oabrik ini diputuskan hanya sampai pada awal Maret 2020.

“Masih akan kami bagi menjadi 2 shift, siang dan malam. Bahkan akan kami perpanjang lagi. Hari ini rencananya akan kami ajukan lagi, perpanjangannya sampai Desember 2020,” kata Eko, Rabu (11/03/2020).

Sekadar informasi, sedianya SBSI akan menggelar demo menyoal omnibus law. Namun, aksi omnibus law terpaksa ditunda lantaran masih dalam masa berkabung.

“Kami memang ada rencana gelar aksi demo soal omnibus law. Cuman karena masih dalam rangka berkabung kami menundanya,” ungkap Eko.

Diberitakan sebelumnya, mobil Innova menabrak tenda aksi, hingga tewaskan 4 pekerja pabrik Flow. Peristiwa pada, Selasa (10/03/2020) sekira pukul 01.15 WIB diakui oleh pengemudi lantaran mengantuk, hingga menyeruduk tenda yang saat itu terdapat 10 orang.

Empat korban tewas itu bernama Ahmad Yani, Doni Fatofa, Sucipto, dan Muhammad Hamzah. Dua lainnya yakni Arif Wijaya dan Mahfudz, sempat kritis, saat ini berada di RS. Saiful Anwar Malang. Kedua korban menderita patah tulang pada kedua kakinya.

Sedangkan empat orang, peserta aksi dalam tenda yang selamat bernama Nur Hidayat, Satriya Utomo, Hariyanto, dan Joko Dwi. (nul/ono)