Antisipasi Corona, RSUD Dr. R. Soedarsono Tiadakan Jam Kunjung Pasien

1428
Plt Kepala Dinas Kesehatan Shierly Marlena saat memberikan keterangan terkait kebijakan pembatasan kunjungan pasien di RSUD Soedarsono, Selasa (17/3/2020).

Pasuruan (WartaBromo.com) – RSUD Dr. R. Soedarsono untuk sementara meniadakan jam kunjung pasien. Kebijakan diputuskan, untuk antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pada hari ini, Selasa (17/03/2020), suasana RSUD Dr. R. Soedarsono tampak lengang. Lorong dan sudut-sudut rumah sakit yang biasanya banyak penjenguk terlihat kosong dan hanya terlihat petugas rumah sakit mondar-mandir.

Kerabat pasien saat masuk ke areal dalam RSUD Soedarsono Kota Pasuruan, Selasa (17/3/2020). Rumah sakit pelat merah ini putuskan batasi jumlah kunjungan pasien, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Saat ini, berdasar kebijakan rumah sakit, pasien yang sedang rawat inap hanya boleh ditunggu oleh 2 orang yang dalam keadaan sehat.
Sedangkan pasien rawat jalan memasuki gedung rawat jalan diantar 1 orang pengantar untuk mengurangi kepadatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Shierly Marlena mengatakan, langkah peniadaan jam kunjung pasien ini diambil sebagai upaya antisipasi memutus penyebaran virus corona. Menurutnya, virus ini sangat mudah menular, sehingga harus dilakukan pencegahan.

Selain itu keputusan langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah agar membatasi, baik di dalam maupun di luar gedung, tempat berkumpulnya massa yang rentan terjadi penularan.

Kebijakan peniadaan jam kunjung masih belum bisa dipastikan sampai kapan akan diberlakukan. Rencananya pihak rumah sakit akan memberitahukan jika situasi dirasa sudah pulih.

“Sampai masalah corona mereda,” ujar Shierly.

Diketahui, RSUD Dr. R. Soedarsono sendiri, meski tidak ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan, saat ini sudah menyiapkan 23 ruang isolasi khusus suspect corona beserta tim medis.

Seandainya sewaktu-waktu ditemukan pasien suspect corona di Kota Pasuruan, maka akan segera diisolasi dan dinyatakan positif akan dilarikan ke rumah sakit yang ditetapkan sebagai rujukan. (tof/ono)