Tiga Korban Kebakaran Akan Jalani Operasi Debridement

730

Kraksaan (wartabromo.com) – Tiga korban kebakaran Ruko di Gending, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo akan menjalani operasi. Sampai saat ini, empat korban luka dinyatakan membaik dan sudah berada di rumahnya.

RSUD Waluyo Jati sendiri menerima 8 pasien korban kebakaran. Satu pasien atas nama Aminuddin, 35 tahun, warga Desa Sebaung dinyatakan meninggal pada Kamis kemarin. Sementara 3 pasien jalani rawat inap dan 4 pasien jalani rawat jalan.

Kondisi korban kebakaran yang dirawat di ruang bedah atau Asoka RSUD Waluyo Jati, kini kondisinya sudah membaik. Mereka adalah Yusrowati (38), warga Desa Sebaung dengan luka bakar 36%; Baidowi (70), warga Desa Sebaung dengan luka bakar 26,5%; dan Mashuda (30), warga Desa Sebaung dengan luka bakar 46,5%.

“Besok akan dilakukan operasi debridement atau pembersihan jaringan kulit yang rusak di kamar operasi. Semuanya, ketiga-tiganya. Besok pagi jadwalnya,” kata Sugianto, selaku Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan, pada Jumat, Maret 2020.

Sementara 4 lainnya sudah dipulangkan dan menjalani rawat jalan. Mereka adalah M Rizki Kurniawan (14), dengan luka bakar 5,5%; Sukarman (48), dengan luka bakar 5,75%, dan Rahmat Yulianto (14), dengan luka bakar 12,5%. Ketiganya merupakan warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending.

Kemudian Aswiyanto (38), warga Desa Pikatan, Kecamatan Gending dengan luka bakar 5,5%. “Untuk kepulihan pasien, yang dirawat di sini (Waluyo Jati, red) diperkirakan bisa sampai satu bulanan atau empat pekan. Kalau untuk pasien yang rawat jalan bisa 2
dua sampai tiga pekan,” ujarnya.

Baidowi, salah satu korban, mengaku kondisinya saat ini lebih baik. Ia tak menyangka akan menjadi korban kebakaran Ruko tersebut. Waktu itu, dirinya hendak mengantar kunci ke adiknya yang lagi bekerja di sana.

“Ya saya di rumah, mau ngantarkan kunci ke adik saya yang menjadi tukang di Ruko itu. Mau menolong. Saya terkena ledakan, ya ledakan. Kondisi saya sudah enakan,” tutur pria berusia 70 tahun itu. (cho/saw)