Markas Wartawan Disterilkan

473

Kanigaran (wartabromo.com) – Markas wartawan, di sisi selatan Museum Probolinggo, disterilkan. Langkah ini ditempuh, lantaran profesi wartawan, dinilai rentan tertular maupun menjadi carrier (pembawa) virus corona.

Sterilisasi dilakukan oleh tim khusus dari Fraksi Nasdem, DPRD Kota Probolinggo. Penyemprotan cairan disinfektan di markas wartawan ini muai dari area depan, ruangan dalam, karpet, sampai kamar mandi. Sterilisasi ini diharapkan, bisa meminimalisir penyebaran Covid-19, di kalangan awak media.

“Bagus sekali saya rasa, sebab kami selalu bertemu dan tetap kontak dengan orang lain. Sementara virus ini, persebarannya cepat sekali,” kata salah satu wartawan media cetak, Agus Purwoko, Senin (23/3/2020).

Masih menurut Agus, awak media sebetulnya juga perlu mendapat pemeriksaan kesehatan, sebagai tindak lanjut sterilisasi markas wartawan. Selain itu, dari pemeriksaan itu, diharapkan bisa menjadi benteng, agar wartawan tidak malah menjadi pembawa virus. Lebih-lebih menyebarkannya ke individu lain.

Ketua Komisi II, Sibro Malisi menyebut, pihaknya paham betul, risiko dan tantangan yang dihadapi awak media saat melaksanakan tugas peliputan.

“Sangat rentan sekali ya, makanya kami upayakan sterilisasi di markasnya. Kami juga akan mengupayakan masker, untuk digunakan saat bertugas di lapangan,” ujarnya.

Sterilisasi semacam ini, tidak hanya dilakukan di markas wartawan saja. Tapi juga di masjid, fasilitas umum, serta beberapa pusat keramaian. Ada dua tabung semprotan disinfektan yang dikerahkan. Dengan kapasitas masing-masing tabung, sebanyak 15 liter. (lai/saw)