Tak Sekali, Kali Wrati Jadi Sasaran Pembuangan Limbah

692
TERCEMAR: Air Kali Wrati yang memerah pada Sabtu (28/03/2020) pagi. Foto: Khusnul.

 

Beji (WartaBromo.com) – Warna air sungai Wrati sempat berubah menjadi merah kecoklatan, Sabtu (28/03/2020). Kejadian itu ternyata bukan kali pertama.

Sujarwati, warga Dusun Gersikan, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan mengatakan, sebelumnya peristiwa serupa kerap terjadi. “Kurang lebih seminggu lalu juga begitu,” ujarnya kepada WartaBromo.com.

Saat itu air sungai mendadak berubah menjadi coklat pekat. Bahkan kehitam-hitaman. Biasanya, perubahan itu terjadi jelang sore. Seperti sudah terjadwal.

“Warnanya seperti oli, kami juga tidak tahu dari mana asalanya. Kadang coklat, bahkan pernah sampai hitam dan selalu keluar setelah asar,” cerita pemilik warung di pinggir Kali Wrati ini.

Meski tak sampai berbau, hal tersebut terjadi selama 3 hari berturut-turut. “Kalau di jam-jam biasa warnanya ya normal seperti ini,” ungkapnya di lokasi.

Sebenarnya, sungai yang dulunya masih bisa dibuat untuk mandi dan aktivitas lain ini sudah beberapa kali di bahas oleh DPRD Kabupaten Pasuruan dan DLH. Namun, hal serupa masih terus saja terjadi.

“Kalau dulu memang masih dibuat untuk mandi dan aktivitas lainnya. Sekarang sudah tercemar limbah ya hanya untuk mengaliri sawah saja,” pungkasnya. (nul/asd)