Mulai Bosan #DiRumahAja? 5 Serial TV Ini Bikin Kamu Betah Rebahan Sampai Lebaran

965

Pasuruan (WartaBromo.com) – Bolo Warmo, sudah berapa minggu #DiRumahAja? 2 minggu? 3 minggu? 1 tahun? Mulai bosan? Mulai kehabisan uang? Mintalah kepada pemerintah.

Tapi jika hanya merasa sekadar bosan, tenang dulu. Tahan diri sebentar. Jangan keluar rumah, sebab Covid-19 masih mengancam di sekitar kita. Lebih baik, jika masih ada, manfaatkan momen #DiRumahAja bersama keluarga atau untuk berolahraga, membaca buku, atau menonton serial TV.

Nah, WartaBromo punya 5 rekomendasi TV series yang akan membuat kalian betah #DiRumahAja sambil rebahan sampai hari lebaran lho. Apa saja itu?
Ini dia daftarnya:

  1. Sherlock
    Siapa yang tidak kenal Sherlock Holmes, tokoh detektif bikinan penulis asal Inggris Sir Arthur Conan Doyle ini?
    Pada serial TV yang ditayangkan di BBC One ini, Benedict Cumberbacth mendapat banyak apresiasi saat memerankan karakter Sherlock.
    Ia menjadi sosok detektif yang cerdas, kocak, dan sering membuat rekan kerjanya, John Watson, kerepotan.
    Bertempat di 221b Baker Street pada abad 21, kita akan diajak Sherlock bertemu dengan klien-kliennya yang meminta pertolongan mulai dari hanya perkara kehilangan binatang piaraan hingga kasus-kasus kriminal besar.
    Ada 4 season dan 14 episode dalam serial ini. Masing-masing episode rata-rata berdurasi 1 jam. Kalian bisa menontonnya setelah selesai kerja atau belajar di rumah sambil minum jamu empon-empon.
  2. Black Mirror
    Bayangkan, seandainya ada teknologi yang terpasang pada mata kita yang dapat merekam apapun dan kita bisa memutar rekaman itu kapanpun kita mau.
    Atau bayangkan, antivirus yang ada pada perangkat elektronik kita ternyata tertanam virus yang dapat mengakses kamera dan merekam seluruh aktivitas kita sehari-hari.
    Itulah yang coba digambarkan oleh serial TV yang tayang di Netflix ini. Badai teknologi yang terus menggempur menuntut manusia zaman kiwari lebih bijak memanfaatkannya.
    Serial sci-fi garapan Charlie Brooker ini menyinggung bagaimana manusia masih gagap dalam menghadapi perkembangan teknologi.
    Berbagai kebodohan, kenaifan, hingga kegilaan manusia akibat teknologi disajikan dengan sangat apik oleh Charlie Brooker.
    Serial ini berbentuk antologi. Tiap episode memiliki cerita yang berbeda, seperti kita membaca kumpulan cerpen. Sehingga untuk menontonnya, kita tidak harus mengacu urutan episode.
  3. Chernobyl
    Chernobly merupakan mini series yang ditayangkan di HBO pada tahun 2019 berjumlah sebanyak 5 episode. Serial ini mengisahkan kejadian nyata bencana kecelakaan reaktor nuklir di pembangkit listrik tenaga nuklir chernobyl, Pripyat Uni Soviet. Kita akan dibawa kembali ke 34 tahun lalu ketika saat bencana tersebut terjadi.
    Mini series berfokus kepada Profesor Legasof (Jared Haris) seorang fisikawan nuklir dan Boris  Shcherbina (Stellan Skarsgard) Wakil Ketua Dewan Menteri Uni Soviet yang ditugaskan oleh pihak pemerintah untuk terjun langsung ke tempat kejadian bencana nuklir chernobyl.
    Mereka diminta untuk menyelidiki apa yang terjadi dan mencari penyebab dari salah satu bencana nuklir terburuk yang pernah ada tersebut.
    Di dalam  mini series ini juga kita akan disuguhkan bagaimana dampak pasca bencana nuklir chernobyl tersebut, baik secara fisik maupun mental kepada masyarakat di sekitar PLTN.
  4. Daredevil
    Bagi kalian penggemar superhero Marvel, serial ini sangat perlu ditonton.
    Tokoh utamanya adalah seorang pengacara pro bono tuna netra alias buta bernama Matt Murdock (Charlie Cox). Ia merupakan pembela wong cilik di New York dan tak pernah memungut biaya sepeser pun kepada setiap kliennya.
    Di luar profesinya sebagai pengacara, Matt Murdock juga merupakan teror bagi pelaku kejahatan.
    Walau buta, ia piawai bela diri serta memiliki indra yang tajam. Musuh bebuyutannya adalah Wilson Fisk, seorang bos kriminal di New York.
    Serial yang tayang di Netflix ini agak berbeda dengan superhero Marvel lainnya. Tidak ada dewa-dewa atau makhluk luar angkasa atau robot yang menjadi musuh, sebagaimana pada film Avengers.
    Namun, meski begitu, aksi martial arts ala Matt Murdock dijamin akan bikin tegang selama nonton!
  5. Game of Thrones
    Narasi serial Game of Thrones tampaknya benar-benar lepas dari pola pikir oposisi biner yang biasa digunakan dalam narasi film.
    Baik-buruk, benar-salah, baik-jahat, dan lain sebagainya. Semua tokoh memiliki alasan yang rasional dalam setiap perbuatannya.
    Tidak ada tokoh yang sepenuhnya baik dan benar. Pun tidak ada tokoh yang sepenuhnya buruk dan jahat.
    Perebutan kekuasaan disertai intrik politik yang mengasyikkan, kemanusiaan, cinta, hingga kebiadaban manusia tumpah ruah dalam serial yang ditayangkan di HBO dalam 8 season ini.
    Penasaran seperti apa ceritanya? Langsung saja tonton bagaimana keseruan klan Stark, Lannister, Targaryen, Baratheon, dan klan-klan lainnya terlibat dalam perebutan Iron Thrones.

(tof/ono)