Tiga hari, 27 Pemudik Masuk Karantina

1208

Kraksaan (wartabromo.com) – Sudah 3 hari Pemkab Probolinggo melaksanakan sistem karantina bagi pemudik. Tercatat, ada 27 pemudik mengisi tempat isolasi gratis.

Koordinator Pengamanan dan Gakkum Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, gelombang pemudik terus berdatangan. Hingga Selasa petang, 7 April 2020 sudah ada 27 pemudik yang terdata masuk ke Kabupaten Probolinggo. Warga itu, bekerja di berbagai daerah, bahkan di luar negeri.

“Mereka tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Sesuai dengan instruksi Ibu Bupati, untuk pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus corona, maka mereka dikarantina selama 14 hari,” ujar Ugas saat dikonfirmasi.

Rinciannya, 5 warga dari Kecamatan Kotaanyar, Kecamatan Banyuanyar; Gending dan Sumberasih yang masing-masing 4 orang. Selanjutnya ada Kecamatan Paiton dengan 3 pemudik yang dikarantina.

Kemudian ada Kecamatan Gading dengan 2 pemudik. Serta Kecamatan Dringu, Lumbang dan Tegalsiwalan, dengan masing-masing 1 pemudik. “Gelombang mudik ini kemungkinan terus bertambah, kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah tempat mereka bekerja,” kata Kepala Kesbangpol Kabupaten Probolinggo itu.

Sampai saat ini, perkembangan kasus Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo adalah sebagai berikut. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 265 orang, dengan 205 orang masih dipantau dan 60 orang selesai dipantau. Kemudian 10 orangPasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan 2 orang dalam perawatan, 4 orang sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

Untuk 2 orang PDP yang dalam perawatan berasal dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar dan Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan. Sedangkan 4 orang PDP yang sudah sembuh berasal dari Desa Watuwungkuk, Kecamatan Dringu; Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan; Desa Sukapura dan Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura.  Kecamatan Sukapura.

Kemudian 4 orang PDP yang meninggal dunia berasal dari Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan; dan Desa Jambangan, Kecamatan Besuk. Serta Desa Liprak Kulon dan Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar. (cho/saw)