Satgas Siapkan RSUD Grati dan Puskesmas untuk Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

1838
Gedung RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan

Bangil (WartaBromo.com) – Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Pasuruan naik menjadi 91 orang. Untuk antisipasi lonjakan pasien, Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan akan siapkan tambahan tempat tidur (TT).

Untuk saat ini RSUD Bangil sendiri telah menyediakan 51 TT dan akan menambahkan sekitar 32 TT. “Total rencana kapasitas yang akan kami sediakan di RSUD Bangil sebanyak 83 TT,” ungkap dr. Agung Basuki Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan, Senin (13/04/2020).

Agung juga menjelaskan, persiapan itu tidak lain karena RSUD Bangil merupakan rumah sakit rujukan untuk penanganan korona. Namun, apabila lonjakan pasien terjadi mereka akan menyiapkan 16 TT di RS Grati.

Jika masih terdapat ledakan lagi, Dinkes akan mengusulkan Puskesmas Purwosari yang akan dijadikan tempat isolasi. Dengan penambahan sebanyak 40 TT.

Selain itu,  tempat ini dipilih karena dinilai lumayan strategis. Sementara pelayanan akan dialihkan di Puskesmas Wonorejo atau Puskesmas Sukorejo.

“Tapi ini masih dalam usulan,” ungkap Agung.

Seperti yang diketahui, RSUD Bangil menyulap gedung poli jantung sebagai tempat isolasi untuk pasien positif maupun PDP korona. Sementara itu,  sejak tanggal 24 Maret 2020 poli jantung ditutup sementara hingga wabah ini mereda. (nul/asd)