Penumpang Turun Drastis, PT KAI Daop 9 Batalkan 5 Perjalanan

2097

Pasuruan (WartaBromo.com) – PT KAI Daop 9 Jember membatalkan 9 perjalanan kereta api (KA). Hal ini disebabkan Covid-19 yang berdampak pada turunnya jumlah penumpang.

Hingga 30 April 2020 mendatang, hanya ada 3 KA yang masih beroperasi di Daop 9. Ketiganya adalah KA Probowangi (Banyuwangi-Surabaya), KA Ranggajati (Jember-Cirebon), dan KA Wijayakusuma (Banyuwangi-Cilacap).

Ini berarti bagi warga Pasuruan yang hendak bepergian menggunakan sarana kereta api dan berangkat dari Stasiun Pasuruan hanya bisa memilih ketiga KA tersebut.

Humas PT KAI Daop 9 Jember, Mahendro mengatakan, pembatalan perjalanan ini sudah dilakukan sejak tanggal 1 April 2020 lalu. Pada tanggal itu, 4 perjalanan yang dibatalkan.

Kemudian pada tanggal 15 April 2020, PT KAI Daop 9 kembali membatalkan 5 perjalanan. Hal ini disebabkan penurunan penumpang yang terus menerus terjadi.

Baca Juga :   Mengawal Kinerja Kota Pasuruan di Era Pandemi Tahun Kedua

Dikatakan Mahendro, pada tanggal 1-13 Maret, ia mencatat seluruh kereta yang beroperasi di Daop 9 bisa mengangkut 79 ribu penumpang. Sementara pada tanggal 1-13 April, seluruh kereta yang beroperasi di Daop 9 mengangkut 15 ribu penumpang.

“Penurunannya sekitar 81 persen,” ujar Mahendro saat dihubungi WartaBromo.com, Minggu (19/04/2020).

Bagi penumpang yang sudah melakukan pemesanan tiket pada KA yang dibatalkan, akan mendapat pengembalian bea tiket 100 persenn (refund).

Pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen juga berlaku bagi calon penumpang KA yang memiliki jadwal keberangkatan pada masa tanggap darurat corona, yaitu 23 Maret-4 Juni 2020.

Untuk yang hendak bepergian, PT KAI juga menerapkan sejumlah kebijakan antisipasi Covid-19. Seperti physical distancing dalam bentuk pembatasan tempat duduk.

Baca Juga :   Dear Parents, Yuk Ketahui Kiat Jaga Hubungan Baik dengan Anak Selama Pandemi!

Langkah itu dilakukan dengan hanya menjual 50 persen dari total kapasitas tempat duduk yang ada. Serta mewajibkan seluruh penumpang memakai masker. Baik di stasiun maupun saat berada di dalam KA. (tof/asd)