Begini Tips Agar Puasa Hari Pertama Lancar

1221

Pasuruan (Wartabromo.com) – Marhaban Ya Ramadan. Akhirnya bulan yang ditunggu datang juga. Puasa hari pertama sudah mulai ditunaikan.

Sejauh ini bagaimana puasanya? Semoga lancar ya?

Kali ini Wartabromo merangkum dari beberapa sumber hal-hal yang perlu lakukan agar puasa hari pertama tidak mudah loyo. Simak yuk!

1. Niat kuat dalam menjalani ibadah puasa

Apapun perbuatannya memang semua diawali dari niat. Nah, niat yang kuat akan membuat ibadah puasa jadi kuat. Selain itu, tanamkan pola pikir bahwa berpuasa semata-mata karena ibadah pada Allah SWT.

Saat niat berpuasa, minta agar Allah SWT memberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa. Pasalnya, jika niatnya sudah benar, maka kita tak akan mudah tergoyah.

2. Hindari kegiatan yang menguras banyak tenaga

Meskipun sedang berpuasa, aktivitas sehari-hari tetap berjalan sebagaimana biasanya. Tapi saat berpuasa, sebisa mungkin hindari kegiatan yang menguras tenaga.

Meski begitu, bukan berarti puasa menghambat aktifitas ya. Buang rasa malas, lemas dan merasa tersiksa karena lapar ataupun haus.

3. Hindari pembicaraan mengenai makanan

Kalau yang satu ini, memang harus dihindari ya bolo. Apalagi bahas makanan di siang hari. Alhasil, otak akan menstimulus keinginan untuk lapar. Rasa lapar pun akan semakin menggila dan mulai membayangkan berbagai makanan yang ingin kamu makan saat adzan magrib sore nanti.

Fokus saja untuk ibadah. Ingat, ada segudang manfaat yang akan diperoleh selama berpuasa.

4. Jangan gelisah menunggu kapan magrib tiba

Saat tubuh sedang lapar, biasanya perut akan berbunyi dan sedikit terasa nyeri. Kejadian itu wajar terjadi saat hari pertama puasa.

Tak jarang, seseorang sering melihat jam dinding dan bertanya kapan adzan magrib tiba. Hal tersebut justru membuat tidak khusyuk berpuasa.

Salah satu cara terbaik untuk melewati puasa adalah dengan mengalihkan perhatian dan pikiran dari rasa lapar. Cobalah untuk beraktivitas sesuai apa disukai. Bisa juga dengan memperbanyak amalan seperti mengaji, dzikir, bersholawat atau ibadah lain yang bisa dijalankan selama bulan puasa. (bel/may)